HOME  ⁄  Geopolitik

Kolombia Mengakui Kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan, Jadi Negara Kedua setelah AS

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kolombia Mengakui Kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan, Jadi Negara Kedua setelah AS
Foto: (Sumber :Seorang utusan China pada Senin (29/12) menekankan bahwa Dataran Tinggi Golan telah diakui secara internasional sebagai wilayah Suriah yang diduduki. (ANTARA/Xinhua).)

Pantau - Pemerintah Kolombia mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan pada Senin, 10 Agustus 2026, sehingga menjadi negara kedua di dunia setelah Amerika Serikat yang memberikan pengakuan tersebut.

Kementerian Luar Negeri Kolombia menyatakan keputusan itu berkaitan dengan situasi keamanan di Timur Tengah dan posisi strategis Dataran Tinggi Golan bagi Israel.

“Mengingat ketidakstabilan regional yang sedang berlangsung di Timur Tengah dan pentingnya Dataran Tinggi Golan bagi keamanan Israel, pemerintah Kolombia mengakui kedaulatan Israel atas wilayah ini, serta hak negara untuk mempertahankan diri dari ancaman eksternal,” kata Kemlu Kolombia.

Keputusan tersebut dikeluarkan sesuai kesepakatan antara Kolombia dan Israel pada 8 Agustus 2026, sehari setelah pelantikan Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella.

Israel Menduduki Golan sejak Perang Enam Hari

Dataran Tinggi Golan merupakan bagian dari Suriah hingga pasukan Israel menduduki wilayah tersebut dalam Perang Enam Hari pada 1967.

Setelah Perang Yom Kippur pada 1973, para pihak mencapai kesepakatan mengenai gencatan senjata dan pemisahan kekuatan.

Pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa mulai ditempatkan di Dataran Tinggi Golan pada 1974.

Status wilayah tersebut tetap menjadi persoalan internasional karena Dataran Tinggi Golan secara luas dipandang sebagai wilayah Suriah yang diduduki Israel.

Amerika Serikat Lebih Dulu Akui Kedaulatan Israel

Amerika Serikat menjadi negara pertama yang mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan pada Maret 2019 ketika Donald Trump menjabat sebagai presiden.

Pengakuan tersebut menandai pertama kalinya sebuah negara asing mengakui kedaulatan Israel atas wilayah yang direbut dari Suriah tersebut.

Mayoritas anggota Dewan Keamanan PBB saat itu menyatakan penyesalan atas keputusan Amerika Serikat dan kembali menegaskan pandangan bahwa Dataran Tinggi Golan merupakan wilayah Suriah yang diduduki Israel.

Keputusan Kolombia pada Agustus 2026 membuat negara Amerika Selatan tersebut mengikuti langkah Amerika Serikat dalam mengakui klaim kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan.

Penulis :
Aditya Yohan