
Pantau - Pakistan terus berupaya mempertemukan Amerika Serikat (AS) dan Iran di meja perundingan sebagai bagian dari langkah mendorong perdamaian dan stabilitas kawasan di tengah ketegangan kedua negara.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan Tahir Andrabi mengatakan di Islamabad, Rabu (12/8/2026), negaranya juga berupaya memajukan nota kesepahaman (MoU) Islamabad dalam proses tersebut.
Pakistan terus menjalin komunikasi dengan sejumlah negara sahabat untuk membantu menyelesaikan krisis melalui jalur dialog dan diplomasi.
"Pakistan tetap berharap akan perdamaian," ujar Andrabi seraya menyebut AS dan Iran telah menggelar pembicaraan setelah eskalasi ketegangan.
Islamabad Pertahankan Jalur Diplomasi
Andrabi mengatakan Pakistan tidak berkecil hati ketika ketegangan meningkat maupun terlalu optimistis ketika situasi menunjukkan perbaikan.
Islamabad menegaskan akan terus menjalankan upaya diplomatik untuk mempromosikan perdamaian meski menghadapi berbagai tantangan.
Pakistan juga akan menangkal berbagai upaya dari pihak yang disebut sebagai "perusak" melalui saluran langsung maupun tidak langsung demi mempertahankan keberlanjutan dialog konstruktif.
Dialog tersebut diarahkan untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang masih belum terselesaikan antara pihak-pihak terkait.
Menteri Dalam Negeri Pakistan Kunjungi Iran
Andrabi mengatakan Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi tengah melakukan kunjungan ke Iran sebagai bagian dari komunikasi yang berlangsung antara Islamabad dan Teheran.
Dalam kunjungan tersebut, Naqvi telah menggelar pembicaraan dengan jajaran kepemimpinan Iran mengenai upaya perdamaian serta hubungan bilateral kedua negara.
Langkah diplomatik itu menjadi bagian dari upaya Pakistan mempertahankan komunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk mendorong penyelesaian ketegangan melalui perundingan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



