HOME  ⁄  Geopolitik

Militer Filipina Tewaskan 72 Pemberontak, Lebih dari 1.000 Orang Dilumpuhkan Sepanjang 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Militer Filipina Tewaskan 72 Pemberontak, Lebih dari 1.000 Orang Dilumpuhkan Sepanjang 2026
Foto: (Sumber :Para prajurit Angkatan Bersenjata Filipina (Armed Forces of the Philippines/AFP) yang mengenakan masker terlihat di sebuah pos pemeriksaan saat di Kota Valenzuela, Filipina, pada 15 Maret 2020. ANTARA/Xinhua/Rouelle Umali.)

Pantau - Militer Filipina menewaskan 72 pemberontak dalam negeri dan melumpuhkan total 1.045 anggota serta pendukung kelompok pemberontak sepanjang 1 Januari hingga 13 Agustus 2026.

Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) menyampaikan data tersebut pada Rabu (19/8) sebagai bagian dari laporan operasi terhadap kelompok pemberontak di negara itu.

Dari 1.045 orang yang dilumpuhkan, sebanyak 935 anggota New People's Army (NPA) menyerahkan diri kepada pihak berwenang.

Sebanyak 38 orang lainnya ditangkap, sementara 72 orang tewas dalam operasi militer.

Ratusan Senjata dan Ranjau Disita

AFP juga mencatat sebanyak 661 senjata api dan 255 ranjau antipersonel telah disita atau diserahkan kepada pihak berwenang selama periode tersebut.

Militer Filipina turut menguasai 38 markas NPA dalam rangkaian operasi sepanjang 2026.

Capaian tersebut menjadi bagian dari operasi militer Filipina dalam menghadapi kelompok pemberontak bersenjata di dalam negeri.

Militer Bandingkan Capaian dengan Operasi 2025

Juru bicara AFP Kolonel Francel Margareth Padilla mengatakan militer pada 2025 melumpuhkan sekitar 2.018 anggota dan pendukung NPA.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.798 orang menyerahkan diri dan 93 lainnya ditangkap.

Sebanyak 127 anggota dan pendukung NPA juga tewas dalam operasi militer sepanjang 2025.

Penulis :
Ahmad Yusuf