HOME  ⁄  Geopolitik

Yusron Ambary Resmi Mulai Bertugas sebagai Dubes RI untuk Aljazair, Bidik Penguatan Kerja Sama Bilateral

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Yusron Ambary Resmi Mulai Bertugas sebagai Dubes RI untuk Aljazair, Bidik Penguatan Kerja Sama Bilateral
Foto: Duta Besar Indonesia untuk Aljazair Yusron Ambary menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune di Alger pada Senin 31/8/2026 (sumber: Kemlu RI)

Pantau - Duta Besar Republik Indonesia untuk Aljazair Yusron Ambary resmi memulai penugasannya setelah menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune di Alger pada Senin, 31 Agustus 2026.

Penyerahan surat kepercayaan tersebut menjadi penanda resmi dimulainya tugas Yusron sebagai Duta Besar RI untuk Aljazair.

Dalam kesempatan tersebut, Yusron menyampaikan salam dari Presiden RI Prabowo Subianto kepada Presiden Tebboune serta salam kepada Menteri Luar Negeri Aljazair Ahmed Attaf.

Yusron mengapresiasi proses penyerahan surat kepercayaan yang berlangsung cepat, yakni kurang dari dua bulan sejak dirinya tiba di Aljazair.

"Saya sangat bahagia dapat menyerahkan Surat Kepercayaan Presiden Prabowo kepada Presiden Tebboune hanya dalam waktu kurang dari dua bulan sejak kedatangan saya di Algiers," ungkap Yusron.

Yusron juga menyampaikan belasungkawa atas peristiwa kebakaran hutan di Aljazair yang mengakibatkan korban jiwa.

Ia sekaligus menyampaikan solidaritas Indonesia kepada pemerintah dan rakyat Aljazair yang tengah menghadapi tragedi tersebut.

Politik, Ekonomi, dan Hubungan Masyarakat Jadi Prioritas

Dalam menjalankan tugasnya, Yusron menetapkan penguatan kerja sama politik, perdagangan, investasi, serta hubungan antarmasyarakat sebagai sejumlah prioritas Indonesia di Aljazair.

Pada bidang politik, Indonesia dan Aljazair memiliki kedekatan historis karena sama-sama mempunyai sejarah perjuangan melawan kolonialisme.

Indonesia dan Aljazair juga memiliki kesamaan sikap dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina.

Yusron menyatakan komitmennya untuk mendukung realisasi kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Aljazair sebagai respons atas undangan yang telah disampaikan Presiden Tebboune.

Di bidang ekonomi, KBRI Alger akan mendorong peningkatan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Aljazair.

Sektor energi dan pertambangan akan mendapat perhatian khusus dalam upaya meningkatkan perdagangan dan investasi bilateral kedua negara.

Selain hubungan antarpemerintah dan ekonomi, Yusron akan mendorong penguatan hubungan antarmasyarakat melalui sektor pendidikan dan pariwisata.

Aljazair Kenang Dukungan Indonesia dalam Perjuangan Kemerdekaan

Presiden Abdelmadjid Tebboune menyampaikan kepada Yusron bahwa pemerintah dan rakyat Aljazair tidak pernah melupakan jasa Indonesia dalam perjuangan kemerdekaan negara tersebut.

Aljazair mencapai kemerdekaan pada 5 Juli 1962 setelah melalui perjuangan melawan kolonialisme.

Salah satu kontribusi historis Indonesia yang dikenang Aljazair berkaitan dengan penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung pada 1955.

Presiden Soekarno ketika itu mengundang Front Pembebasan Nasional (FLN) Aljazair untuk menghadiri Konferensi Asia Afrika.

Presiden Tebboune menilai kehadiran FLN dalam KAA menjadi momentum penting bagi perjuangan kemerdekaan Aljazair karena membantu memperkuat pengakuan internasional terhadap perjuangan rakyat negara tersebut.

Hubungan historis itu diharapkan terus menjadi salah satu landasan penting bagi hubungan Indonesia dan Aljazair.

KBRI Alger berharap kedekatan sejarah kedua negara dapat dimanfaatkan untuk mendorong peningkatan kerja sama bilateral Indonesia-Aljazair pada masa mendatang.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026