
Pantau - Koalisi pimpinan Arab Saudi dilaporkan berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah rudal balistik yang diluncurkan kelompok Houthi Yaman ke arah Kota Khamis Mushait di wilayah barat daya Arab Saudi.
Peristiwa pencegatan dan penghancuran rudal tersebut dilaporkan Saudi Press Agency (SPA) pada Rabu, 7 Oktober, dini hari.
Koalisi Arab Saudi Akan Netralisasi Ancaman Rudal
Juru bicara koalisi pimpinan Arab Saudi, Turki al-Malki, menyebut Sanaa serta kegubernuran Saada dan Amran sebagai wilayah yang menjadi sumber ancaman rudal Houthi.
Al-Malki menyatakan koalisi pimpinan Arab Saudi akan terus melakukan upaya untuk menetralkan ancaman rudal balistik yang berasal dari kelompok Houthi.
Selain rudal balistik, koalisi juga akan menetralkan ancaman rudal permukaan ke permukaan serta menghancurkan sumber-sumber ancaman tersebut.
Konflik Yaman Berlangsung sejak Houthi Kuasai Sanaa
Konflik di Yaman mengalami perkembangan besar pada akhir 2014 ketika kelompok Houthi merebut ibu kota Sanaa dan sebagian besar wilayah utara negara tersebut.
Penguasaan Sanaa dan sejumlah wilayah Yaman oleh Houthi kemudian memicu intervensi militer pimpinan Arab Saudi pada 2015.
Intervensi tersebut dilakukan untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.
Konflik Yaman kemudian memasuki masa gencatan senjata yang dimediasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 2022.
Gencatan senjata tersebut sebagian besar berhasil menghentikan pertempuran dalam skala penuh di Yaman.
Bentrokan yang terjadi baru-baru ini menandai eskalasi paling tajam sejak berlangsungnya gencatan senjata yang dimediasi PBB pada 2022.
- Penulis :
- Shila Glorya




