HOME  ⁄  Geopolitik

Dubes Rusia Sebut Jerman Mengarah pada Pemutusan Hubungan Total dengan Moskow

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Dubes Rusia Sebut Jerman Mengarah pada Pemutusan Hubungan Total dengan Moskow
Foto: Ilustrasi - Suasana sidang di dalam gedung parlemen Jerman (sumber: Anadolu)

Pantau - Duta Besar Rusia untuk Jerman, Sergey Nechayev, menilai pemerintah Jerman telah mengambil serangkaian kebijakan yang mengarah pada pemutusan hubungan bilateral secara menyeluruh dengan Moskow, menyusul penutupan fasilitas diplomatik dan pembatasan kegiatan kebudayaan Rusia di wilayah Jerman.

Nechayev menyebut langkah pemerintah Jerman berpotensi mengakhiri hubungan Rusia dan Jerman yang telah terjalin selama berabad-abad.

Pernyataan tersebut disampaikan Nechayev dalam wawancara dengan kantor berita Rusia, RIA Novosti, sebagaimana dilaporkan dari Moskow.

"Setelah pengumuman yang disebut 'pergantian era', pihak berwenang Jerman menetapkan langkah untuk penghancuran penuh hubungan Rusia-Jerman yang telah dibangun selama berabad-abad," kata Dubes Nechayev.

Menurutnya, perubahan besar dalam kebijakan pemerintah Jerman terhadap Rusia mulai terlihat setelah pengumuman mengenai perubahan arah kebijakan negara tersebut yang disebut sebagai pergantian era.

Penilaian Nechayev tersebut muncul di tengah rangkaian penutupan fasilitas diplomatik dan kebudayaan kedua negara sepanjang September 2026.

Rusia Soroti Penutupan Konsulat di Bonn dan Rumah Rusia di Berlin

Nechayev menilai keputusan pemerintah Jerman menutup fasilitas diplomatik dan kebudayaan Rusia menjadi salah satu tanda memburuknya hubungan antara Berlin dan Moskow.

Salah satu kebijakan yang menjadi perhatian pemerintah Rusia adalah penutupan Konsulat Jenderal Rusia di Kota Bonn, Jerman.

Selain itu, pemerintah Jerman juga memutuskan untuk mengakhiri perjanjian yang menjadi dasar operasional Rumah Rusia di Berlin.

Rumah Rusia merupakan fasilitas kebudayaan yang berkaitan dengan kegiatan dan promosi kebudayaan Rusia di Jerman.

Nechayev menuduh pemerintah Jerman menggunakan berbagai tuduhan yang menurutnya tidak memiliki dasar kuat untuk membenarkan penutupan fasilitas Rusia.

Ia menyatakan bahwa perubahan hubungan kedua negara berlangsung sangat jauh dibandingkan situasi beberapa tahun sebelumnya.

Menurut Nechayev, dirinya sebelumnya tidak membayangkan pemerintah Jerman akan mengambil kebijakan yang mencakup penutupan seluruh konsulat jenderal Rusia di negara tersebut.

Ia secara khusus menyinggung lima konsulat jenderal Rusia yang sebelumnya beroperasi di wilayah Jerman.

Selain penutupan konsulat, Nechayev juga menyoroti pengusiran ratusan staf misi diplomatik Rusia beserta anggota keluarga mereka.

Ia menilai berbagai pembatasan tersebut telah menghambat pelaksanaan tugas perwakilan diplomatik Rusia di Jerman.

Dubes Rusia Tuduh Jerman Bersiap Menghadapi Perang dengan Moskow

Nechayev turut menuduh kepemimpinan Jerman secara terbuka melakukan persiapan menghadapi kemungkinan perang dengan Rusia.

Tuduhan tersebut disampaikan sebagai bagian dari penilaiannya terhadap perubahan kebijakan Berlin dalam beberapa tahun terakhir.

"Jika, beberapa tahun lalu, saya ditanya apakah mungkin secara hipotetis bagi pihak Jerman untuk menutup kelima konjen kami di Jerman dan Rumah Rusia di Berlin, mengusir ratusan staf misi Rusia beserta anggota keluarganya, serta menghambat kerja misi diplomatik Rusia, belum lagi kepemimpinan Jerman yang secara terbuka mempersiapkan perang yang akan segera terjadi dengan Rusia; maka saya akan mengatakan dengan jujur bahwa itu tidak mungkin," kata Nechayev.

Pernyataan tersebut mencerminkan pandangan pemerintah Rusia mengenai memburuknya hubungan bilateral dengan Jerman.

Namun, tuduhan mengenai persiapan perang tersebut merupakan penilaian Nechayev dan belum disertai tanggapan langsung pemerintah Jerman dalam laporan ini.

Pernyataan mengenai penghancuran hubungan bilateral juga tidak berarti kedua negara telah secara resmi memutus seluruh hubungan diplomatik.

Jerman Umumkan Penutupan Konsulat Rusia pada September 2026

Sebelumnya, pada awal September 2026, Menteri Luar Negeri Jerman, Johann Wadephul, mengumumkan sejumlah keputusan pemerintah Jerman terkait fasilitas diplomatik dan kebudayaan Rusia.

Wadephul menyampaikan bahwa Konsulat Jenderal Rusia di Bonn akan ditutup pada 18 September 2026.

Pemerintah Jerman juga memutuskan untuk mengakhiri perjanjian yang menjadi dasar operasional Rumah Rusia di Berlin.

Keputusan tersebut menjadi bagian dari perkembangan hubungan bilateral yang mengalami peningkatan ketegangan.

Penutupan fasilitas diplomatik dan kebudayaan tersebut kemudian mendapat tanggapan dari pemerintah Rusia melalui Kementerian Luar Negeri Rusia.

Moskow menyatakan akan mengambil tindakan balasan atas kebijakan pemerintah Jerman yang dinilainya tidak bersahabat.

Rusia Balas dengan Penghentian Goethe-Institut dan Penutupan Konsulat Jerman

Sebagai tanggapan terhadap kebijakan Berlin, pemerintah Rusia mengumumkan penghentian kegiatan Goethe-Institut di wilayah Rusia.

Goethe-Institut merupakan lembaga kebudayaan Jerman yang menjalankan kegiatan pendidikan bahasa serta pengenalan kebudayaan Jerman di berbagai negara.

Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa Goethe-Institut harus menghentikan seluruh kegiatan operasionalnya di Rusia.

Pemerintah Rusia juga meminta seluruh staf lembaga tersebut meninggalkan wilayah Rusia paling lambat pada 13 September 2026.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa ketegangan kedua negara tidak hanya berdampak pada hubungan diplomatik, tetapi juga pada kegiatan pertukaran kebudayaan.

Selain penghentian operasional Goethe-Institut, Konsulat Jenderal Jerman di St. Petersburg, Rusia, juga ditutup pada 18 September 2026.

Penutupan fasilitas diplomatik Jerman di St. Petersburg berlangsung pada tanggal yang sama dengan jadwal penutupan Konsulat Jenderal Rusia di Bonn.

Rangkaian kebijakan tersebut memperlihatkan adanya pembatasan timbal balik terhadap fasilitas diplomatik dan kebudayaan kedua negara.

Dari pihak Jerman, langkah yang disebutkan mencakup penutupan Konsulat Jenderal Rusia di Bonn serta pengakhiran perjanjian operasional Rumah Rusia di Berlin.

Sementara itu, Rusia merespons dengan menghentikan kegiatan Goethe-Institut, meminta stafnya meninggalkan wilayah Rusia, serta menutup Konsulat Jenderal Jerman di St. Petersburg.

Hubungan Rusia dan Jerman Memanas, Pemutusan Diplomatik Belum Diumumkan

Nechayev menilai serangkaian kebijakan tersebut menunjukkan perubahan besar dalam hubungan Rusia dan Jerman yang sebelumnya telah berkembang selama berabad-abad.

Menurutnya, penutupan fasilitas diplomatik, pengusiran staf misi, dan pembatasan kegiatan kebudayaan menjadi bagian dari kebijakan Berlin yang dinilainya mengarah pada penghancuran hubungan bilateral.

Meski demikian, pernyataan mengenai pemutusan hubungan secara menyeluruh masih merupakan penilaian Duta Besar Rusia, bukan pengumuman resmi bahwa hubungan diplomatik kedua negara telah berakhir.

Laporan tersebut juga belum memuat tanggapan langsung pemerintah Jerman terhadap tuduhan Nechayev mengenai upaya penghancuran hubungan bilateral maupun persiapan perang dengan Rusia.

Hingga perkembangan yang disampaikan dalam wawancara tersebut, ketegangan Rusia dan Jerman ditandai oleh penutupan fasilitas diplomatik, penghentian kegiatan kebudayaan, serta tindakan balasan dari masing-masing negara.

Serangkaian kebijakan tersebut menjadi dasar penilaian Nechayev bahwa hubungan Berlin dan Moskow sedang bergerak menuju pemutusan secara menyeluruh, meskipun belum terdapat konfirmasi resmi mengenai berakhirnya seluruh hubungan diplomatik kedua negara.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026