HOME  ⁄  Geopolitik

Selandia Baru Beli Helikopter Tempur MH-60R Seahawk dari AS Senilai Rp17 Triliun untuk Perkuat Pertahanan Laut

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Selandia Baru Beli Helikopter Tempur MH-60R Seahawk dari AS Senilai Rp17 Triliun untuk Perkuat Pertahanan Laut
Foto: (Sumber :Ilustrasi Selandia Baru. /ANTARA/Anadolu/py.)

Pantau - Pemerintah Selandia Baru resmi menandatangani kesepakatan dengan Amerika Serikat untuk membeli helikopter maritim MH-60R Seahawk beserta persenjataan dan perlengkapan pendukung dengan nilai investasi mencapai 1,648 miliar dolar Selandia Baru atau sekitar Rp17 triliun.

Pengadaan helikopter tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan pertahanan laut Selandia Baru, khususnya dalam operasi antikapal selam, antikapal permukaan, pencarian dan penyelamatan, serta pengamanan wilayah maritim.

Kementerian Pertahanan Selandia Baru menyatakan bahwa pengiriman helikopter buatan Amerika Serikat tersebut dijadwalkan mulai berlangsung pada 2030.

"Kesepakatan tersebut mencakup pembelian helikopter yang akan dikirim mulai 2030, serta suku cadang, senjata, dan peralatan," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Selandia Baru, sebagaimana dilaporkan pada Senin (26/10/2026).

Helikopter MH-60R Seahawk diproduksi oleh Sikorsky, perusahaan asal Amerika Serikat yang merupakan anak usaha Lockheed Martin.

Selandia Baru Siapkan Anggaran Rp17 Triliun untuk Pengadaan Seahawk

Kementerian Pertahanan Selandia Baru mengungkapkan bahwa total investasi modal untuk proyek pengadaan helikopter MH-60R Seahawk mencapai 1,648 miliar dolar Selandia Baru.

Nilai tersebut setara dengan sekitar 939 juta dolar AS atau sekitar Rp17 triliun.

Anggaran pengadaan mencakup pembelian helikopter, persenjataan, suku cadang, serta berbagai peralatan pendukung operasional.

Selain biaya investasi awal, pemerintah Selandia Baru juga menyiapkan anggaran untuk kebutuhan operasional peralatan tersebut selama satu dekade mendatang.

Biaya operasional rata-rata diperkirakan mencapai 110 juta dolar Selandia Baru per tahun.

Jumlah tersebut setara dengan sekitar 63 juta dolar AS atau Rp1,1 triliun setiap tahun.

Pemerintah Selandia Baru menjadwalkan pengiriman helikopter mulai 2030 sebagai bagian dari penguatan kemampuan armada laut negara tersebut.

Helikopter MH-60R Seahawk Dirancang untuk Perang Antikapal Selam

MH-60R Seahawk merupakan helikopter maritim yang dirancang untuk menjalankan berbagai misi pertahanan dan keamanan laut.

Salah satu kemampuan utamanya adalah melaksanakan operasi peperangan antikapal selam dan antikapal permukaan.

Helikopter tersebut juga dapat digunakan untuk mendukung kegiatan pencarian dan penyelamatan di wilayah perairan.

Selain menjalankan misi tempur, MH-60R Seahawk mampu mengangkut personel dan kargo antara kapal perang dan daratan.

Kemampuan tersebut memungkinkan helikopter digunakan dalam berbagai kebutuhan operasional angkatan laut.

Kementerian Pertahanan Selandia Baru menyebut helikopter itu juga dapat mendukung operasi pemberantasan terorisme maritim.

Kecepatan dan jangkauan terbang MH-60R Seahawk diharapkan dapat meningkatkan kemampuan fregat Selandia Baru dalam mendeteksi sasaran serta melaksanakan operasi pertahanan.

Seahawk Dilengkapi Torpedo Mk 54 dan Rudal Hellfire

Helikopter MH-60R Seahawk memiliki sejumlah persenjataan yang dirancang untuk menghadapi ancaman di laut maupun sasaran permukaan.

Salah satu persenjataan utamanya adalah torpedo Mk 54 yang digunakan dalam operasi antikapal selam.

Helikopter tersebut juga dapat membawa rudal udara-ke-permukaan AGM-114 Hellfire untuk menyerang sasaran tertentu.

Selain torpedo dan rudal, MH-60R Seahawk dilengkapi senapan mesin serta roket berpemandu presisi Advanced Precision Kill Weapon System (APKWS).

Dari sisi kemampuan terbang, helikopter ini memiliki kecepatan maksimum 333 kilometer per jam.

Jangkauan terbang MH-60R Seahawk mencapai 963 kilometer dengan pengoperasian oleh tiga awak.

Spesifikasi tersebut memungkinkan helikopter mendukung berbagai misi pengawasan, pertahanan, dan operasi maritim dari kapal perang.

Selandia Baru Perkuat Kerja Sama Pertahanan dengan Australia dan Negara Mitra

Kementerian Pertahanan Selandia Baru menyatakan MH-60R Seahawk dirancang agar dapat beroperasi bersama angkatan bersenjata Australia dan negara-negara mitra lainnya.

Kemampuan tersebut diharapkan mendukung pelaksanaan operasi pertahanan yang melibatkan lebih dari satu negara.

Pengadaan helikopter buatan Amerika Serikat itu juga menjadi bagian dari peningkatan kemampuan operasional angkatan laut Selandia Baru.

Dengan kecepatan dan jangkauan terbang yang dimiliki, MH-60R Seahawk dapat memperluas kemampuan fregat dalam melakukan pengawasan dan pendeteksian sasaran.

Helikopter tersebut juga diharapkan meningkatkan kemampuan kapal perang Selandia Baru dalam menjalankan operasi tempur dan pertahanan.

Pemerintah Selandia Baru akan mulai menerima helikopter MH-60R Seahawk pada 2030 sesuai jadwal pengiriman yang tercantum dalam kesepakatan dengan Amerika Serikat.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026