HOME  ⁄  Geopolitik

Amerika Serikat Resmi Bergabung dalam Expo 2030 Riyadh, Siapkan Paviliun Teknologi di Arab Saudi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Amerika Serikat Resmi Bergabung dalam Expo 2030 Riyadh, Siapkan Paviliun Teknologi di Arab Saudi
Foto: (Sumber :Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan bertemu dalam Pertemuan Menteri Luar Negeri G20 di Atlanta, Georgia, Jumat (30/10/2026). ANTARA/AFP/Megan Varner /POOL /pri..)

Pantau - Amerika Serikat resmi menandatangani kontrak partisipasi dalam Expo 2030 Riyadh di Arab Saudi, menandai langkah penting dalam persiapan pameran internasional yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Oktober 2030 hingga 31 Maret 2031.

Kontrak tersebut ditandatangani Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio dan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud dalam pertemuan bilateral di sela-sela Pertemuan Menteri Luar Negeri G20 2026 di Atlanta, Georgia.

Penandatanganan tersebut menjadi dasar bagi Amerika Serikat untuk memulai persiapan paviliun, pengembangan program, serta berbagai kegiatan yang akan ditampilkan selama penyelenggaraan Expo 2030 Riyadh.

Amerika Serikat direncanakan menempati area khusus di zona Teknologi untuk memperkenalkan inovasi, kreativitas, dan perkembangan teknologi negaranya kepada pengunjung internasional.

Menlu Amerika Serikat dan Arab Saudi Teken Kontrak Partisipasi

Penandatanganan kontrak partisipasi Expo 2030 Riyadh dilakukan dalam rangkaian pertemuan bilateral antara pemerintah Amerika Serikat dan Arab Saudi.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menandatangani dokumen tersebut bersama Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud.

Acara tersebut turut dihadiri Duta Besar Arab Saudi untuk Amerika Serikat Putri Reema bint Bandar bin Sultan bin Abdulaziz Al Saud.

Selain itu, CEO Expo 2030 Riyadh Talal Al-Marri juga menghadiri penandatanganan kontrak tersebut.

Kesepakatan ini menandai peralihan partisipasi Amerika Serikat dari tahap komitmen menuju persiapan pelaksanaan kegiatan.

Melalui kontrak tersebut, Amerika Serikat dapat melanjutkan perencanaan paviliun dan penyusunan materi yang akan ditampilkan pada Expo 2030 Riyadh.

Amerika Serikat Siapkan Paviliun di Zona Teknologi

Amerika Serikat akan menempati area khusus dalam zona Teknologi pada penyelenggaraan Expo 2030 Riyadh.

Keikutsertaan tersebut menjadi kesempatan bagi Amerika Serikat untuk menampilkan perkembangan inovasi dan teknologi kepada masyarakat internasional.

Paviliun Amerika Serikat juga direncanakan menghadirkan berbagai gagasan dan pencapaian yang berkaitan dengan tema utama pameran.

Expo 2030 Riyadh mengusung tema Foresight for Tomorrow yang berfokus pada gagasan dan solusi untuk menghadapi tantangan masa depan.

Partisipasi Amerika Serikat sekaligus melanjutkan keterlibatan negara tersebut dalam berbagai penyelenggaraan pameran dunia sebelumnya.

Lebih dari 185 Peserta Resmi Konfirmasi Keikutsertaan

Penyelenggara Expo 2030 Riyadh menyatakan lebih dari 185 peserta resmi telah mengonfirmasi keikutsertaan mereka.

Sejumlah negara kini mulai memasuki tahap persiapan paviliun, pengembangan konten, dan penyusunan program.

Penandatanganan kontrak Amerika Serikat menjadi salah satu perkembangan dalam proses persiapan partisipasi internasional.

Penyelenggara menargetkan keterlibatan 197 peserta resmi dalam ajang tersebut.

Persiapan juga dilakukan untuk memastikan setiap peserta dapat menghadirkan kegiatan dan pengalaman yang sesuai dengan konsep pameran.

Expo 2030 Riyadh Ditargetkan Menarik 42 Juta Pengunjung

Expo 2030 Riyadh dijadwalkan berlangsung selama enam bulan, mulai 1 Oktober 2030 hingga 31 Maret 2031.

Pameran internasional tersebut akan diselenggarakan di kawasan seluas sekitar enam juta meter persegi di Riyadh, Arab Saudi.

Penyelenggara memperkirakan jumlah kunjungan selama pelaksanaan acara dapat mencapai 42 juta.

Expo 2030 Riyadh akan menghadirkan lima bidang tematik utama, yakni Teknologi, Planet, Kemanusiaan, Budaya, dan Kolaborasi.

Kelima bidang tersebut dirancang sebagai ruang bagi negara dan organisasi internasional untuk memperkenalkan pencapaian, berbagi gagasan, serta membangun kerja sama.

Pameran juga direncanakan menghadirkan kawasan budaya interaktif, kegiatan harian, serta pengalaman pengunjung yang memanfaatkan kecerdasan buatan atau AI.

Pembangunan Infrastruktur Expo 2030 Riyadh Terus Berjalan

Selain mempersiapkan partisipasi internasional, penyelenggara terus melanjutkan pembangunan infrastruktur di kawasan utara Riyadh.

Pekerjaan tersebut mencakup pembangunan fasilitas utama dan berbagai sarana pendukung penyelenggaraan pameran.

Pembangunan kawasan Expo dilakukan bersamaan dengan proses penyusunan program oleh negara-negara peserta.

Setelah pameran berakhir pada Maret 2031, kawasan tersebut direncanakan tetap dimanfaatkan sebagai destinasi yang mendukung perkembangan perkotaan Riyadh.

Penyelenggara berharap Expo 2030 Riyadh menjadi wadah kerja sama internasional dalam pengembangan teknologi, budaya, dan solusi terhadap berbagai tantangan global.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026