HOME  ⁄  Geopolitik

Iran Klaim Trump Alami Kekalahan Politik dalam Pemilu Paruh Waktu AS, Singgung Perang dan Selat Hormuz

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Iran Klaim Trump Alami Kekalahan Politik dalam Pemilu Paruh Waktu AS, Singgung Perang dan Selat Hormuz
Foto: (Sumber :Arsip foto - Para demonstran anti-perang menggelar protes di dekat Gedung Putih menentang serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, di Washington DC, Amerika Serikat (7/4/2026). ANTARA/Anadolu-Celal Güneş/pri..)

Pantau - Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, mengklaim Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengalami kekalahan politik dalam pemilihan umum paruh waktu AS akibat konflik militer dengan Iran.

Pernyataan tersebut disampaikan Rezaei melalui platform media sosial X pada Rabu (4/11/2026), menyusul hasil sementara pemilu yang menunjukkan Partai Republik kehilangan kendali atas kedua majelis Kongres Amerika Serikat.

Rezaei menilai konflik dengan Iran telah memberikan dampak terhadap posisi politik Trump di dalam negeri, termasuk dalam persaingan antara Partai Republik dan Partai Demokrat.

"Bangsa Iran telah memberikan kekalahan strategis kepada Trump di medan perang dan Selat Hormuz—dan KEKALAHAN POLITIK di Washington," kata Rezaei melalui akun X miliknya.

Iran Klaim Konflik Militer Berpengaruh terhadap Kekalahan Politik Trump

Rezaei mengaitkan hasil pemilu paruh waktu Amerika Serikat dengan konflik militer yang melibatkan Washington dan Teheran.

Menurutnya, Iran tidak hanya memberikan tekanan terhadap Amerika Serikat dalam konflik militer, tetapi juga berdampak pada kondisi politik pemerintahan Trump.

Ia secara khusus menyinggung Selat Hormuz sebagai salah satu wilayah strategis yang berkaitan dengan konflik kedua negara.

Selain dampak politik, Rezaei menyatakan masyarakat Amerika Serikat harus menanggung beban finansial akibat perang tersebut.

Pernyataan Rezaei merupakan klaim pejabat Iran mengenai hubungan antara konflik militer dan hasil pemilu AS, bukan kesimpulan resmi mengenai penyebab kekalahan Partai Republik.

Partai Republik Dilaporkan Kehilangan Kendali atas Kongres AS

Berdasarkan hasil sementara pemilihan paruh waktu Amerika Serikat, Partai Republik dilaporkan kehilangan kendali atas kedua majelis Kongres.

Perkembangan tersebut menjadi perhatian karena komposisi kekuatan politik di Kongres berpengaruh terhadap jalannya pemerintahan Presiden Donald Trump.

Kekalahan Partai Republik dalam pemilu paruh waktu juga menjadi sorotan pejabat Iran yang menghubungkannya dengan kebijakan luar negeri Washington.

Meski demikian, hasil sementara pemilu belum dengan sendirinya membuktikan bahwa konflik dengan Iran menjadi penyebab utama perubahan dukungan politik pemilih Amerika Serikat.

Trump Ucapkan Selamat kepada Partai Demokrat

Di tengah laporan kekalahan Partai Republik, Presiden Donald Trump secara terbuka menyampaikan ucapan selamat kepada Partai Demokrat atas kemenangan mereka.

Trump juga menyatakan Partai Republik berpeluang memperoleh hasil yang jauh lebih baik apabila dirinya terlibat dalam pemilihan tersebut.

Pernyataan itu muncul setelah hasil sementara menunjukkan perubahan kekuatan politik di Kongres Amerika Serikat.

Sementara itu, pemerintah Iran melalui pernyataan Rezaei memandang perkembangan politik tersebut sebagai kekalahan strategis bagi Trump.

Hasil akhir pemilu dan dampaknya terhadap kebijakan pemerintahan Amerika Serikat masih bergantung pada penetapan resmi serta perkembangan politik berikutnya.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026