HOME  ⁄  Geopolitik

Sekjen PBB dan Presiden Dewan Eropa Bahas Konflik Ukraina serta Timur Tengah di Madrid, Soroti Kerja Sama Internasional

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Sekjen PBB dan Presiden Dewan Eropa Bahas Konflik Ukraina serta Timur Tengah di Madrid, Soroti Kerja Sama Internasional
Foto: (Sumber :Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyampaikan pernyataanya pada agenda “Foreign Policy Circle Talks” di Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di Jakarta, Senin (19/10/2026). ANTARA.)

Pantau - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres bertemu Presiden Dewan Eropa Antonio Costa di Madrid, Spanyol, pada Rabu (4/11/2026), untuk membahas perkembangan konflik di Ukraina dan Timur Tengah serta kerja sama antara PBB dan Uni Eropa.

Pertemuan tersebut berlangsung di sela kunjungan Guterres ke Spanyol untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-30 Ibero-Amerika.

Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric, mengonfirmasi pertemuan kedua pejabat tersebut dalam taklimat pers pada Rabu.

"Sekretaris Jenderal tiba di Madrid, Spanyol, Rabu pagi ini untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi ke-30 Ibero-Amerika. Sebelumnya hari ini, ia bertemu Antonio Costa, Presiden Dewan Eropa. Mereka membahas kerja sama antara PBB dan Uni Eropa, serta situasi di Timur Tengah dan Ukraina," kata Dujarric.

Guterres dan Antonio Costa Bahas Kerja Sama PBB-Uni Eropa

Pertemuan Antonio Guterres dan Antonio Costa menjadi bagian dari komunikasi diplomatik antara PBB dan Uni Eropa terkait perkembangan situasi internasional.

Dalam pembicaraan tersebut, kedua pemimpin membahas kerja sama antarlembaga serta kondisi konflik yang masih berlangsung di Ukraina dan Timur Tengah.

Pembahasan mengenai Ukraina dilakukan menjelang rencana perundingan trilateral yang melibatkan Rusia, Amerika Serikat, dan Ukraina pada November 2026.

Sementara itu, situasi Timur Tengah turut menjadi agenda pertemuan, meskipun PBB belum mengungkapkan rincian pembicaraan mengenai kawasan tersebut.

Keterangan resmi yang disampaikan Dujarric juga belum memuat informasi mengenai kesepakatan atau keputusan khusus yang dihasilkan dari pertemuan Guterres dan Costa.

Rusia, Amerika Serikat, dan Ukraina Dijadwalkan Bertemu di Abu Dhabi

Di tengah berlangsungnya komunikasi diplomatik internasional, Rusia, Amerika Serikat, dan Ukraina dijadwalkan menggelar pembicaraan trilateral di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada 10–11 November 2026.

Pertemuan tersebut direncanakan membahas sejumlah persoalan terkait konflik Ukraina, termasuk jaminan keamanan.

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov pada Rabu (4/11/2026) menyampaikan bahwa pembicaraan akan berfokus pada jaminan keamanan dan sejumlah penjelasan rinci.

Menurut Peskov, pembahasan mengenai persoalan tersebut akan berlangsung secara tertutup.

Namun, belum ada rincian lebih lanjut mengenai bentuk jaminan keamanan yang akan dibicarakan oleh ketiga pihak.

Diplomasi Internasional Berlanjut Menjelang Perundingan Ukraina

Pertemuan Guterres dan Costa berlangsung beberapa hari sebelum jadwal pembicaraan Rusia, Amerika Serikat, dan Ukraina di Abu Dhabi.

Kedua agenda diplomatik tersebut sama-sama menempatkan perkembangan konflik Ukraina sebagai salah satu isu yang dibahas.

Meski demikian, belum ada keterangan resmi yang menyebutkan bahwa pertemuan Sekjen PBB dan Presiden Dewan Eropa menghasilkan keputusan terkait perundingan trilateral tersebut.

PBB juga belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai langkah lanjutan kerja sama dengan Uni Eropa setelah pertemuan di Madrid.

Perundingan di Abu Dhabi pada 10–11 November mendatang menjadi agenda diplomatik berikutnya yang dijadwalkan melibatkan pihak-pihak utama dalam konflik Ukraina.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026