
Pantau - Grup K-pop BTS kembali mencetak sejarah dengan memecahkan rekor jumlah penonton konser tunggal tertinggi di Stadion Tottenham Hotspur, London, dalam rangkaian tur dunia dan comeback global mereka setelah vakum selama lebih dari tiga tahun.
Rekor Penonton dan Antusiasme Global
Konser BTS yang digelar selama dua hari, 6–7 Juli 2026, di Stadion Tottenham Hotspur, berhasil menghadirkan total penonton sekitar 120.000 orang dengan konsep panggung 360 derajat.
Stadion berkapasitas 62.000 penonton tersebut sebelumnya telah menjadi tuan rumah bagi artis internasional seperti Beyoncé, Travis Scott, dan Stray Kids.
Tiket konser BTS di London ludes hanya dalam 30 menit setelah dibuka, menurut Ticketmaster, menunjukkan antusiasme luar biasa dari penggemar di seluruh dunia.
Tur Dunia, Album “ARIRANG”, dan Dominasi Spotify
Konser di London menjadi bagian dari tur dunia BTS yang dimulai 9 April 2026 di Stadion Goyang, Korea Selatan.
BTS juga akan merilis album penuh kelima bertajuk “ARIRANG” pada 20 Maret 2026, menandai comeback musik grup secara penuh sejak 2020.
Album ARIRANG telah menempati posisi No. 1 di Spotify Countdown Chart Global selama tiga minggu berturut-turut.
Pra-simpan album ini telah melampaui 3 juta, dengan 1 juta di antaranya tercapai hanya dalam dua hari pertama.
Fokus kini tertuju pada apakah BTS dapat melampaui rekor pra-simpan Spotify milik Taylor Swift lewat album The Life of a Showgirl yang mencapai 6 juta pra-simpan.
Acara Comeback Global dan Jejak Popularitas Lagu Lama
Sebagai bagian dari comeback, BTS akan menggelar pertunjukan spesial di Lapangan Gwanghwamun, Seoul, pada 21 Maret 2026.
Pertunjukan tersebut akan disiarkan secara global melalui Netflix ke lebih dari 190 negara.
Sementara itu, popularitas lagu-lagu lama BTS masih bertahan kuat. Video musik “Boy With Luv” (2019) telah mencapai lebih dari 1,9 miliar views di YouTube, menjadikannya yang kedua setelah “Dynamite” yang menembus 2 miliar views.
Kembalinya BTS dengan pencapaian monumental ini menegaskan posisi mereka sebagai fenomena global yang terus mendominasi industri musik dan budaya pop dunia.
- Penulis :
- Aditya Yohan







