HOME  ⁄  Hiburan

Konser Musisi Internasional Dongkrak Kunjungan Wisman, Kemenpar Optimistis Lampaui Target 16 Juta

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Konser Musisi Internasional Dongkrak Kunjungan Wisman, Kemenpar Optimistis Lampaui Target 16 Juta
Foto: Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa (tengah) saat memberikan keterangan kepada wartawan usai menghadiri NHI Family Funwalk di Gedung Sapta Pesona, Jakarta pada Minggu (8/11/2026).

Pantau - Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyatakan penyelenggaraan konser musisi internasional di Indonesia menjadi salah satu faktor pendorong peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang 2026.

Pemerintah optimistis target 16 juta kunjungan wisatawan mancanegara pada tahun ini dapat tercapai, bahkan berpotensi terlampaui seiring banyaknya agenda hiburan dan olahraga internasional hingga akhir tahun.

"Kita optimistis bahwa di sisa bulan ini (Oktober, November, Desember) banyak event. Kemarin ada (konser) Kanye West, kemudian bulan November ini ada Guns N' Roses, lalu nanti ada BTS. Target 16 juta itu pasti akan kita capai. Optimis, mungkin lebih dari 16 juta," kata Ni Luh di Jakarta, Minggu (8/11/2026).

Menurut Ni Luh, konser internasional memiliki daya tarik besar bagi wisatawan asing yang datang secara khusus untuk menyaksikan penampilan musisi favorit mereka.

Ia mencontohkan penyelenggaraan konser Kanye West pada Oktober 2026 yang tercatat menarik lebih dari 20.000 wisatawan mancanegara ke Indonesia.

Jumlah tersebut menunjukkan bahwa kegiatan hiburan berskala internasional dapat menjadi salah satu penggerak kunjungan wisatawan.

Kunjungan Wisman Tumbuh 5,01 Persen

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia sepanjang Januari hingga September 2026 telah melampaui 12 juta kunjungan.

Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 5,01 persen dibandingkan periode yang sama sebelumnya.

Ni Luh menilai capaian tersebut menjadi dasar optimisme pemerintah untuk mencapai target 16 juta kunjungan wisatawan mancanegara hingga akhir 2026.

Selain konser musik, penyelenggaraan ajang olahraga internasional seperti MotoGP juga dinilai berkontribusi terhadap daya tarik pariwisata Indonesia.

Berbagai kegiatan olahraga dan hiburan tersebut menjadi bagian dari upaya menarik wisatawan asing melalui penyelenggaraan acara berskala besar.

Di sisi lain, pergerakan wisatawan nusantara juga mencatat pertumbuhan di atas empat persen.

Kunjungan Wisatawan Mulai Tersebar ke Berbagai Daerah

Selain peningkatan jumlah kunjungan, Kementerian Pariwisata mencatat adanya perkembangan positif dalam pemerataan pergerakan wisatawan ke sejumlah destinasi di Indonesia.

Ni Luh mengatakan kunjungan wisatawan yang sebelumnya sangat terkonsentrasi di Bali kini mulai menyebar ke berbagai wilayah.

Peningkatan tersebut turut terlihat pada kawasan yang masuk dalam pengembangan 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) dan tiga destinasi regeneratif.

"Penyebarannya sudah menyeluruh. Jadi 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) dan tiga destinasi regeneratif ini cukup tinggi dan terjadi pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara," jelasnya.

Menurut Ni Luh, penyelenggaraan kegiatan berskala besar di berbagai daerah dapat memperkuat daya tarik destinasi sekaligus mendorong pergerakan wisatawan.

Konser dan Olahraga Jadi Daya Tarik Pariwisata

Kementerian Pariwisata memandang penyelenggaraan konser internasional dan kegiatan olahraga sebagai bagian dari faktor yang mendukung perkembangan sektor pariwisata nasional.

Agenda hiburan yang berlangsung hingga akhir tahun diharapkan dapat menambah kunjungan wisatawan mancanegara sekaligus memperluas sebaran destinasi yang dikunjungi.

Ni Luh menilai perpaduan antara daya tarik destinasi dan penyelenggaraan acara besar menjadi salah satu pendorong kemajuan pariwisata Indonesia.

Dengan pertumbuhan kunjungan yang telah tercatat hingga September 2026, pemerintah tetap optimistis jumlah wisatawan mancanegara dapat melampaui target 16 juta kunjungan pada akhir tahun.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026