
Pantau - Keseleo atau terkilir kerap dianggap sebagai cedera ringan yang bisa sembuh sendiri, padahal dalam kondisi tertentu cedera ini dapat memerlukan penanganan medis.
Keseleo dapat terjadi saat berolahraga, mengangkat beban berat, atau terpeleset di permukaan licin.
Tidak semua keseleo bersifat ringan karena sebagian kasus dapat berkembang menjadi cedera serius bila tidak ditangani dengan tepat.
Konsultan cedera olahraga dan ahli bedah penggantian sendi RS Arete, Dr. Kundan Kumar Jha, menegaskan bahwa mengobati sendiri terkadang aman, namun tidak selalu.
Cedera ringan umumnya membaik dalam beberapa hari dengan istirahat yang cukup.
Pembengkakan yang tidak mereda setelah beberapa hari atau muncul kembali saat sendi digerakkan menunjukkan cedera tidak sembuh dengan baik.
Berhenti menggerakkan bagian tubuh yang cedera atau mengubah cara bergerak untuk menghindari nyeri menjadi tanda cedera tidak ringan.
Kesulitan berdiri, berjalan, menggenggam, atau membawa beban merupakan indikasi cedera otot yang serius.
Sendi yang terasa goyah, terutama pada lutut, pergelangan kaki, bahu, atau pergelangan tangan, dapat menandakan ligamen cedera atau otot tidak menopang dengan baik.
Nyeri yang disertai perubahan bentuk, kesemutan, mati rasa, atau sulit digerakkan perlu segera diperiksakan ke tenaga medis.
Otot di sekitar sendi yang cedera mungkin belum cukup kuat sehingga sendi tetap berisiko mengalami cedera ulang.
Dengan istirahat, fisioterapi, atau penggunaan penyangga, sebagian besar penderita dapat pulih dengan baik.
Namun, nyeri dan ketidakstabilan yang berlangsung lama tidak boleh dianggap sebagai kondisi normal.
Pemeriksaan ke tenaga kesehatan profesional dianjurkan untuk mencegah kekakuan dan kelemahan sendi dalam jangka panjang.
Pernyataan dokter tersebut dikutip dari laporan Hindustan Times edisi Rabu, 28 Januari 2026.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







