
Pantau - Pemerintah melalui Kementerian Ekonomi Kreatif memperluas akses digital bagi 1.200 UMKM melalui kolaborasi dengan TikTok Shop dan Tokopedia dalam program Waktunya STARt x Genmatic.
Program ini bertujuan mendorong transformasi digital pelaku ekonomi kreatif di berbagai daerah serta memperkuat ekosistem social commerce nasional.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan, "Misi dari TikTok dan Tokopedia selaras dengan yang selama ini kita perjuangkan. Kita ingin memastikan ekonomi kreatif menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah, tidak hanya berpusat di kota besar."
Dorong Transformasi Digital dan Daya Saing
Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat proses dari penemuan hingga pembelian produk serta meningkatkan visibilitas produk lokal di pasar digital.
Program STARt x Genmatic juga dirancang untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha melalui pelatihan berkelanjutan serta memperluas akses pasar berbasis teknologi.
Senior Director Tokopedia (TikTok Shop) Vonny Susamto menjelaskan, "Local Business Empowerment hadir untuk menjawab berbagai tantangan, mulai dari kesenjangan literasi digital, keterbatasan kapasitas bisnis, hingga akses pasar."
Tiga Pilar Penguatan UMKM Digital
Inisiatif ini dijalankan melalui tiga pilar utama yaitu Waktunya STARt untuk pelatihan UMKM dan kreator, Beli Lokal untuk meningkatkan eksposur produk dalam negeri, serta Lokal Mendunia untuk mendorong ekspansi ke pasar global.
Program Beli Lokal telah melibatkan lebih dari 20.221 toko dengan peningkatan penjualan mencapai 58 persen, sementara lebih dari 50 merek masuk dalam pengembangan menuju pasar internasional.
Head of Public Policy & Government Relations TikTok & Tokopedia Hilmi Adrianto menyatakan, "Dengan lebih dari 160 juta pengguna TikTok di Indonesia serta tingginya volume konten yang diproduksi setiap menit, platform kami menjadi ruang strategis bagi pelaku usaha untuk mengakselerasi promosi sekaligus transaksi."
Kolaborasi ini juga menghasilkan lebih dari 200 publikasi media nasional dan regional serta menjadi bagian dari upaya membangun ekonomi kreatif yang inklusif dan merata di seluruh Indonesia.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





