HOME  ⁄  Lifestyle

Wamenkes Dante Ingatkan Diabetes Kini Banyak Menyerang Remaja dan Anak-anak

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Wamenkes Dante Ingatkan Diabetes Kini Banyak Menyerang Remaja dan Anak-anak
Foto: (Sumber: Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono dalam acara Canisius Health Expo di Canisius Collage Jakarta, Minggu (24/5/2026). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.)

Pantau - Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menyoroti pentingnya cek kesehatan sebagai langkah deteksi dini penyakit, termasuk bagi remaja dan anak-anak yang kini mulai rentan terkena diabetes dan penyakit metabolik lainnya.

Dante mengatakan saat ini penyakit diabetes tidak lagi hanya menyerang kelompok usia lanjut, tetapi juga mulai banyak ditemukan pada remaja dan anak-anak.

“Berbagai penelitian menunjukkan bahwa waktu bergerak yang sedikit, tidur yang semakin kurang, konsumsi gula, lemak dan garam yang tinggi, menyebabkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah yang semakin tinggi,” ungkap Dante Saksono Harbuwono.

Menurut Dante, komplikasi diabetes pada remaja cenderung lebih cepat terjadi dibanding kelompok usia lainnya.

Ia mengatakan banyak remaja saat ini sudah harus menjalani cuci darah akibat komplikasi penyakit tersebut.

Selain itu, remaja juga mulai mengalami penyakit jantung hingga kematian akibat gangguan metabolik.

Wamenkes Apresiasi Canisius Health Expo 2026

Dante menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Canisius Health Expo 2026 di Canisius College Jakarta.

Dalam kegiatan tersebut, alumni dan pengunjung dapat mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis.

Wamenkes berharap kegiatan seperti itu dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk rutin memeriksa kesehatan secara berkala.

Canisius Health Expo 2026 digelar dalam rangkaian Canisius College Alumni Day atau CCAD 2026.

Kegiatan tersebut menghadirkan layanan konsultasi medis gratis, pemeriksaan kesehatan, hingga talkshow edukatif.

Panitia juga menyediakan program donasi kacamata bagi guru dan tenaga pendidik.

Panitia Soroti Meningkatnya Penyakit Kronis pada Anak Muda

Ketua Panitia Canisius Health Expo dr. Sigit Dewanto mengatakan kegiatan tersebut lahir dari kegelisahan atas meningkatnya penderita penyakit kronis di masyarakat.

Keterbatasan akses layanan kesehatan dan simpang siur informasi kesehatan juga menjadi perhatian panitia.

“Di sisi lain, akses terhadap konsultasi dokter spesialis dan informasi kesehatan yang kredibel tak merata. Melalui Canisius Health Expo 2026, kami ingin menghadirkan ruang kesehatan yang lebih terbuka, ramah, dan mudah dijangkau masyarakat,” ujar Sigit Dewanto.

Ia mencontohkan banyak anak muda saat ini mulai menderita penyakit jantung, stroke, diabetes, hingga gangguan metabolik.

Pengunjung dan alumni juga dapat memperoleh layanan konsultasi gratis dari berbagai dokter spesialis dalam acara tersebut.

Ketua Divisi Acara Canisius Health Expo dr. Wishnu Widodo mengatakan kegiatan itu dirancang sebagai ruang kolaborasi lintas sektor di bidang kesehatan.

Sejumlah alumni Canisius yang menjadi dokter spesialis turut terjun langsung bekerja sama dengan institusi kesehatan dan kelompok masyarakat lainnya.

“Kami berharap acara ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan penyakit, pola hidup sehat, dan akses konsultasi medis yang lebih mudah dijangkau,” kata Wishnu Widodo.

Penulis :
Gerry Eka