
Pantau - Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal BMJ Nutrition Prevention & Health menemukan bahwa konsumsi rutin kacang-kacangan dan makanan berbahan dasar kedelai dapat membantu menurunkan risiko hipertensi hingga 30 persen.
Hasil penelitian tersebut berasal dari analisis 12 studi observasional jangka panjang yang melibatkan berbagai negara di Amerika Serikat, Eropa, dan Asia hingga Juni 2025.
Para peneliti menemukan bahwa orang yang mengonsumsi kacang-kacangan dalam jumlah tinggi memiliki risiko hipertensi 16 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang mengonsumsinya dalam jumlah rendah.
Sementara itu, konsumsi makanan berbahan dasar kedelai seperti tahu, edamame, dan susu kedelai dikaitkan dengan penurunan risiko hipertensi hingga 19 persen.
Manfaat Meningkat Sesuai Jumlah Konsumsi
Penelitian menunjukkan manfaat kacang-kacangan meningkat secara bertahap hingga konsumsi sekitar 170 gram per hari.
Pada jumlah tersebut, risiko hipertensi dapat berkurang hingga sekitar 30 persen.
Untuk makanan berbahan dasar kedelai, manfaat terbesar ditemukan pada konsumsi 60 hingga 80 gram per hari yang mampu menurunkan risiko hipertensi sekitar 28 hingga 29 persen.
Peneliti mencatat konsumsi kedelai di atas jumlah tersebut tidak memberikan manfaat tambahan yang signifikan.
Serat dan Isoflavon Jadi Faktor Utama
Para peneliti menjelaskan serat larut yang terdapat dalam kacang-kacangan dan kedelai dapat difermentasi di dalam usus sehingga menghasilkan asam lemak rantai pendek.
Senyawa tersebut diketahui membantu pembuluh darah menjadi lebih rileks dan melebar sehingga berpotensi menurunkan tekanan darah.
Selain itu, makanan berbahan dasar kedelai mengandung isoflavon yang diyakini berkontribusi terhadap pengendalian tekanan darah.
Profesor Sumantra Ray dari NNEdPro Global Institute for Food, Nutrition and Health mengatakan temuan tersebut memperkuat bukti manfaat pola makan berbasis tumbuhan bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah.
"Penelitian ini memperkuat dasar bukti untuk manfaat kardioprotektif dari diet berbasis tumbuhan. Para penulis telah secara signifikan menambah argumen untuk menggunakan kacang-kacangan dan kedelai sebagai strategi diet utama untuk mengurangi beban hipertensi global," katanya.
Meski demikian, Ray menilai masih diperlukan penelitian lanjutan untuk memastikan pengaruh faktor lain yang belum terukur serta memahami mengapa manfaat kedelai cenderung berhenti meningkat setelah konsumsi 60 hingga 80 gram per hari.
- Penulis :
- Aditya Yohan





