HOME  ⁄  Lifestyle

Orang Tua Disarankan Membekali Anak dengan Literasi Keuangan Sejak Dini

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Orang Tua Disarankan Membekali Anak dengan Literasi Keuangan Sejak Dini
Foto: (Sumber : Ilustrasi - Seorang anak memasukkan uang koin ke dalam tempat penyimpanan. Pexels.)

Pantau - Perencana keuangan Aliyah Natasya menyarankan para orang tua membekali anak dengan literasi keuangan sejak dini untuk membantu membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat dan bertanggung jawab di masa depan.

Aliyah Natasya yang merupakan pendiri DNA Finance Indonesia menyampaikan hal tersebut kepada wartawan pada Jumat (5/6) di Jakarta.

Pendidikan Keuangan Jadi Investasi Jangka Panjang

Menurut Aliyah, pendidikan keuangan dalam keluarga dapat membantu anak memahami nilai uang, membangun kebiasaan menabung, serta menghargai upaya orang tua dalam memenuhi kebutuhan mereka.

"Ini investasi jangka panjang yang sering diremehkan," ungkapnya.

Ia menyarankan orang tua menggunakan pendekatan yang sesuai dengan usia anak saat mengenalkan konsep keuangan.

Pada anak usia dini, orang tua dapat memperkenalkan uang jajan, kebiasaan menabung, serta perbedaan antara kebutuhan dan keinginan.

Sementara itu, anak yang lebih besar dapat mulai diajarkan mengenai gambaran umum anggaran pendidikan dan berbagai biaya yang harus dipenuhi selama menempuh pendidikan.

Aliyah menilai keterbukaan yang proporsional mengenai kondisi keuangan keluarga dapat membantu anak memahami bahwa pendidikan merupakan investasi yang membutuhkan perencanaan dan komitmen keuangan jangka panjang.

Tingkatkan Kesadaran dan Tanggung Jawab Finansial

Aliyah mengatakan pelibatan anak dalam pembahasan keuangan keluarga juga dapat meningkatkan kesadaran finansial dan mendorong mereka lebih bertanggung jawab dalam menggunakan uang.

"Anak yang tumbuh dengan kesadaran finansial akan lebih menghargai investasi yang diberikan orang tua dan lebih siap menghadapi realitas finansial di masa dewasa," katanya.

Ia menambahkan pendidikan keuangan sebaiknya menjadi bagian dari kebiasaan keluarga yang dilakukan secara konsisten dan tidak hanya diterapkan saat menghadapi tekanan ekonomi atau kebutuhan yang meningkat.

Menurut Aliyah, pembelajaran pengelolaan keuangan sejak usia dini dapat membantu anak membentuk kebiasaan finansial yang lebih sehat ketika memasuki usia produktif.

Penulis :
Aditya Yohan