HOME  ⁄  Lifestyle

Dokter Ungkap Testosteron Rendah Dapat Menurunkan Performa Kerja dan Mengganggu Kesehatan Pria

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Dokter Ungkap Testosteron Rendah Dapat Menurunkan Performa Kerja dan Mengganggu Kesehatan Pria
Foto: (Sumber :Dokter spesialis andrologi Eka Hospital BSD Tangerang dr. Christian Christoper Sunnu. ANTARA/Irfan.)

Pantau - Dokter spesialis andrologi Eka Hospital BSD Tangerang dr. Christian Christoper Sunnu menyatakan kadar hormon testosteron yang rendah pada pria dapat memengaruhi performa kerja di kantor, kesehatan, hingga hubungan dengan pasangan.

Kondisi tersebut ditandai dengan berbagai gejala yang dapat memengaruhi kualitas hidup apabila tidak ditangani.

Testosteron Rendah Berkaitan dengan Berbagai Gangguan Kesehatan

Dr. Sunnu mengungkapkan, "Kadar testosteron yang rendah terasosiasi dengan masalah kesehatan syndroma metabolic seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, obesitas, gula darah tinggi, sehingga meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung dan stroke."

Menurutnya, pria dengan kadar testosteron rendah dapat mengalami perubahan suasana hati, depresi, penurunan gairah seksual, disfungsi ereksi, kehilangan massa otot, peningkatan massa lemak, kesulitan berkonsentrasi, kelelahan kronis, penurunan performa kerja, rambut menipis, penurunan kepadatan tulang, hingga gangguan tidur.

Ia menjelaskan hormon testosteron berperan dalam pembentukan sel sperma sebagai salah satu indikator kesuburan pria.

Testosteron juga berfungsi mendukung proses tumbuh kembang laki-laki, termasuk pembentukan karakteristik seperti pertumbuhan rambut di wajah, perkembangan buah zakar, dan massa otot.

Terapi dan Gaya Hidup Sehat Jadi Pilihan Penanganan

Penanganan testosteron rendah dapat dilakukan melalui terapi penggantian hormon menggunakan suntikan, gel atau krim yang dioleskan pada kulit, obat oral, obat yang ditempelkan pada gusi atau pipi bagian dalam, maupun implan yang ditanam di bawah kulit sesuai indikasi medis.

Dr. Sunnu mengungkapkan, "Gaya hidup sehat juga dapat mempengaruhi kadar testosteron misalnya berolahraga dapat membantu meningkatkan kadar testosteron serta tidur cukup minimal 6-8 jam setiap harinya."

Penulis :
Aditya Yohan