HOME  ⁄  Lifestyle

Biji Chia Mengandung Serat hingga Omega-3, Ahli Ungkap Manfaatnya bagi Jantung dan Pencernaan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Biji Chia Mengandung Serat hingga Omega-3, Ahli Ungkap Manfaatnya bagi Jantung dan Pencernaan
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Biji chia. (Pexels-Jubair Bin Iqbal).)

Pantau - Biji chia mengandung beragam nutrien seperti serat, protein, lemak, kalsium, magnesium, dan antioksidan yang dapat memberikan manfaat bagi kesehatan jantung, otak, serta sistem pencernaan.

Ahli gizi terdaftar Carrie Gabriel mengatakan dua sendok makan biji chia mengandung sekitar 130 kalori, 10 gram serat, lima gram protein, dan sembilan gram lemak.

Biji yang telah dikonsumsi masyarakat Maya dan Aztec di Amerika Tengah selama ribuan tahun itu juga mengandung sejumlah zat gizi mikro, termasuk kalsium dan magnesium.

Omega-3 Biji Chia Mendukung Kesehatan Jantung

Gabriel menjelaskan sebagian besar lemak dalam biji chia berupa asam alfa-linolenat yang merupakan asam lemak omega-3 nabati.

"Lemak yang terkandung di dalamnya sebagian besar adalah asam alfa-linolenat, yaitu asam lemak omega-3 nabati yang mendukung kesehatan jantung dengan cara mengatur kadar kolesterol, menurunkan tekanan darah, dan mengendalikan peradangan," kata Gabriel.

Kandungan asam alfa-linolenat tersebut juga mendukung kesehatan otak bersama antioksidan dan magnesium yang terdapat dalam biji chia.

"Terkait kesehatan otak, biji chia menyediakan antioksidan pelindung untuk mengurangi stres oksidatif, serta magnesium yang berperan dalam sinyal saraf untuk mengontrol detak jantung dan pernapasan kita," kata Gabriel.

Serat larut dalam biji chia juga dapat mengikat kolesterol di saluran pencernaan dan membantu mengeluarkannya dari tubuh sehingga mengurangi penyerapannya ke dalam aliran darah.

Serat Biji Chia Membantu Menjaga Pencernaan

Ahli diet terdaftar dari JTA Wellness Kat Garcia-Benson mengatakan serat biji chia dapat membentuk gel setelah bercampur dengan cairan sehingga membantu mempertahankan air di saluran pencernaan dan menambah volume tinja.

Serat tersebut juga menjadi sumber makanan bagi bakteri baik di dalam usus sehingga mendukung perkembangan komunitas mikroba dan kesehatan secara keseluruhan.

Biji chia dapat dikonsumsi dengan mencampurkannya ke dalam air, smoothie, yogurt, matcha, oatmeal, maupun mengolahnya menjadi puding.

"Biji chia tidak selalu harus direndam terlebih dahulu, namun, saya tidak menyarankan untuk menelan sesendok biji chia kering begitu saja lalu meminum air karena biji tersebut cepat mengembang. Orang yang kesulitan menelan harus lebih berhati-hati," kata Garcia-Benson.

Gabriel memilih mengolah puding chia dengan mencampurkan dua hingga tiga sendok makan biji chia ke dalam secangkir susu dan membiarkannya semalaman sebelum menambahkan beri, sirup, serta bubuk kakao.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026