HOME  ⁄  Lifestyle

Kemenbud Terima Hibah Ratusan Lukisan dan Buku Otto Djaya-Agus Djaya dari Keluarga Holst

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemenbud Terima Hibah Ratusan Lukisan dan Buku Otto Djaya-Agus Djaya dari Keluarga Holst
Foto: (Sumber :Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (14/9). ANTARA/Sinta Ambar.)

Pantau - Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) menerima hibah ratusan lukisan, sketsa, buku, dan dokumen karya serta terkait seniman Indonesia Otto Djaya dan Agus Djaya dari keluarga Holst sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan sejarah seni rupa Indonesia.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan seluruh karya yang dihibahkan tersebut secara resmi menjadi milik negara.

"Seluruh karya seni ini resmi menjadi milik negara dan pemerintah akan mendiskusikan penempatan terbaiknya. Ke depan, kami berencana menyelenggarakan pameran khusus karya Otto Djaya dan Agus Djaya sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka, sekaligus apresiasi tinggi kepada pihak keluarga sebagai kolektor yang berdedikasi," ujar Fadli dalam keterangan di Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Ratusan Lukisan dan Sketsa Dihibahkan

Karya yang didonasikan mencakup 275 lukisan dan sketsa Otto Djaya serta 36 buku dan dokumen referensi seni terkait karya Otto Djaya dan Agus Djaya.

Sejumlah karya yang diserahkan antara lain lukisan "Tari Jaipong", "Kondangan", "Kuda Lumping", serta "Jaka Tarub dan Tujuh Bidadari".

Selain karya seni tersebut, keluarga Holst menyerahkan 25 eksemplar buku tentang Otto Djaya dan donasi buku kumpulan sketsa Agus Djaya.

Fadli mengapresiasi komitmen dan dedikasi keluarga Holst dalam mengumpulkan karya seni Indonesia serta menerbitkan buku referensi mengenai Otto Djaya.

Kemenbud juga berencana bekerja sama untuk menerjemahkan buku referensi tentang Otto Djaya ke dalam bahasa Indonesia agar sejarah dan literasi seni rupa tersebut dapat diakses masyarakat secara lebih luas.

Langkah itu menjadi bagian dari upaya Kemenbud untuk melestarikan, merawat, dan mempublikasikan karya maestro seni rupa Indonesia sebagai materi edukasi bagi generasi mendatang.

Keluarga Holst Riset Selama Lebih dari 15 Tahun

Perwakilan keluarga Holst, Inge Marie Holst, mengungkapkan proses riset terhadap Otto Djaya telah berlangsung selama lebih dari 15 tahun dengan menelusuri arsip dan melakukan wawancara di Indonesia serta Belanda.

Inge juga menyampaikan apresiasi kepada Amir Sidharta atas dukungannya sejak awal pelaksanaan riset tersebut.

"Otto Djaya adalah seniman luar biasa yang merekam observasi sosial dan budaya pada masanya. Karya lukisan beliau merupakan rekaman visual yang tidak boleh hilang. Kami mencari rumah yang tepat untuk koleksi ini agar dapat terus dilestarikan dengan dukungan penuh dari pemerintah Indonesia," jelas Inge.

Kemenbud selanjutnya akan membahas penempatan koleksi tersebut sekaligus merencanakan pameran khusus karya Otto Djaya dan Agus Djaya agar dapat dinikmati masyarakat.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026