HOME  ⁄  Nasional

Kemenkes Hadirkan Cath Lab hingga CT Scan di RSUD Tarempa, Belum Bisa Layani Pasien

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kemenkes Hadirkan Cath Lab hingga CT Scan di RSUD Tarempa, Belum Bisa Layani Pasien
Foto: (Sumber :RSUD Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau. ANTARA/Muhamad Nurman.)

Pantau - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menghadirkan peralatan kateterisasi jantung atau catheterization laboratory (cath lab) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat.

Direktur RSUD Tarempa Sofwan Fuadi mengatakan peralatan cath lab tersebut dihadirkan melalui program PHTC yang merupakan bagian dari program pemerintah pusat.

Selain cath lab, RSUD Tarempa telah memiliki sejumlah peralatan untuk pelayanan Kanker, Jantung, Strok, dan Uronefrolog (KJSU).

Peralatan tersebut didatangkan bersamaan dengan pembangunan gedung baru RSUD Tarempa pada 2025.

“Di sini ada banyak alat canggih, alat yang berhubungan dengan KJSU, seperti cath lab kemudian ada CT scan, dan alat kemoterapi,” ucap Sofwan, Rabu (16/9/2026).

Peralatan Belum Bisa Digunakan untuk Pasien

Meski berbagai peralatan telah tersedia, Sofwan mengatakan fasilitas tersebut belum dapat digunakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

RSUD Tarempa masih mengurus izin operasional, khususnya penggunaan peralatan yang membutuhkan persetujuan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).

Rumah sakit juga masih menghadapi keterbatasan tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi untuk mengoperasikan peralatan tersebut.

Hingga kini, dokter spesialis jantung dan tenaga medis pendukung yang dibutuhkan untuk pelayanan cath lab belum tersedia.

“Saat ini kita masih dalam proses pengurusan. Alatnya sudah ada, tetapi kita belum memiliki tenaga ahlinya,” katanya.

RSUD Tarempa Tunggu Tenaga Ahli dan Perizinan

Sofwan berharap ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan tersebut segera diikuti pemenuhan tenaga medis yang dibutuhkan.

Proses perizinan juga diharapkan segera rampung sehingga peralatan yang telah tersedia dapat dioperasikan untuk melayani masyarakat.

Dengan terpenuhinya tenaga ahli dan perizinan, layanan kesehatan jantung serta pelayanan KJSU lainnya diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat Kepulauan Anambas.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026