HOME  ⁄  Lifestyle

Kekurangan Vitamin D Dikaitkan dengan Gangguan Tidur, Ahli Jelaskan Waktu Terbaik Mengonsumsi Suplemen

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kekurangan Vitamin D Dikaitkan dengan Gangguan Tidur, Ahli Jelaskan Waktu Terbaik Mengonsumsi Suplemen
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Minum suplemen vitamin. (Pexels).)

Pantau - Asupan vitamin D yang memadai dikaitkan dengan kualitas tidur yang lebih baik, sementara kadar vitamin D yang rendah dalam tubuh berhubungan dengan durasi tidur lebih singkat dan meningkatnya kesulitan tidur.

Apoteker berlisensi Emmanuella Ogbonna menjelaskan bahwa vitamin D diduga berperan dalam pengaturan melatonin dan serotonin, dua senyawa yang terlibat dalam siklus tidur dan bangun tubuh.

Menurutnya, kadar vitamin D di bawah 20 nanogram per mililiter (ng/mL) dikaitkan dengan gangguan kualitas tidur.

Penjelasan tersebut disampaikan dalam artikel kesehatan yang diterbitkan Health pada Kamis (29/10/2026).

Kekurangan Vitamin D Berkaitan dengan Kualitas Tidur

Ogbonna menyampaikan bahwa menjaga kadar vitamin D yang memadai dalam tubuh merupakan salah satu faktor yang dapat mendukung kualitas tidur.

Kadar vitamin D yang rendah dikaitkan dengan waktu tidur lebih pendek dan kesulitan untuk tidur.

Selain itu, kecukupan vitamin D berpotensi membantu mengurangi frekuensi terbangun pada malam hari.

Hubungan tersebut diduga berkaitan dengan peran vitamin D dalam proses pengaturan melatonin dan serotonin.

Melatonin berperan dalam pengaturan waktu tidur, sedangkan serotonin terlibat dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk proses yang berkaitan dengan siklus tidur.

Meski demikian, hubungan antara kadar vitamin D dan kualitas tidur tidak berarti kekurangan vitamin D menjadi satu-satunya penyebab gangguan tidur.

Suplemen Vitamin D Berpotensi Membantu Lansia dan Ibu Hamil

Sejumlah uji klinis menunjukkan bahwa konsumsi suplemen vitamin D dapat membantu meningkatkan kualitas tidur pada kelompok tertentu.

Manfaat tersebut terutama dilaporkan dalam penelitian yang melibatkan orang lanjut usia dan ibu hamil.

Temuan ini menunjukkan adanya potensi manfaat suplementasi vitamin D bagi orang dengan kebutuhan atau kondisi kesehatan tertentu.

Namun, penggunaan suplemen tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu.

Konsultasi dengan tenaga kesehatan dianjurkan sebelum memulai suplementasi, terutama untuk menentukan dosis yang sesuai.

Kapan Waktu Terbaik Mengonsumsi Vitamin D?

Menurut Ogbonna, suplemen vitamin D dapat dikonsumsi pada pagi maupun malam hari.

Pemilihan waktu konsumsi dapat disesuaikan dengan respons tubuh terhadap suplemen tersebut.

Bagi orang yang mengalami gangguan tidur setelah mengonsumsi vitamin D pada malam hari, waktu konsumsi dapat dipindahkan ke pagi atau siang hari.

Meski demikian, konsumsi suplemen dianjurkan dilakukan secara konsisten pada waktu yang sama setiap hari apabila memungkinkan.

Keteraturan tersebut dapat membantu seseorang mempertahankan kebiasaan konsumsi suplemen sesuai anjuran.

Vitamin D Sebaiknya Dikonsumsi Bersama Makanan Berlemak Sehat

Vitamin D merupakan jenis vitamin yang larut dalam lemak sehingga penyerapannya dapat terbantu apabila dikonsumsi bersama makanan yang mengandung lemak.

Beberapa pilihan makanan yang dapat dikonsumsi bersamaan dengan suplemen vitamin D antara lain telur, alpukat, dan ikan salmon.

Makanan tersebut mengandung lemak yang dapat mendukung proses penyerapan vitamin D dalam tubuh.

Selain memperhatikan waktu konsumsi dan jenis makanan pendamping, pengguna suplemen perlu memperhatikan dosis yang dianjurkan.

Konsumsi vitamin D dalam dosis tinggi tanpa pengawasan tenaga kesehatan perlu dihindari karena dapat menimbulkan risiko bagi kesehatan.

Ogbonna menyarankan penggunaan suplemen vitamin D dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan agar sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026