
Pantau - Lagi-lagi viral di media sosial promo sebuah bar di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan dengan postingan bertajuk 'threesome'. Promosi tesebut diposting di Instagram @m****d pada 10 Juni 2022, kini polisi sedang memeriksa manajemen bar.
"Promo 3 some. 2x Gold 550.000 Durasi Maksimal 70 menit. 1x Gold 450.000 Durasi Maksimal 55 menit. Hanya di M****d," terpantau tulisan dalam promosinya, Kamis (30/6/2022).
Setelah manajemen dimintai keterangan, polisi memastikan tidak ada kegiatan mengarah ke prostitusi atau tindakan asusila terkait postingan promo 'threesome' ini.
"Tidak ada maksud terkait tindakan asusila. Dia menjelaskan promo ini untuk minuman yang diberlakukan kepada tiga pengunjung dan dikasih waktu 70 menit," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan di Polda Metro Jaya, Rabu (29/6/2022).
Zulpan telah mengecek bar dan tidak ada temuan atau dugaan prostitusi, ia mengatakan ini hanya strategi marketing.
"Ini cuma cara mereka mengemas, penggunaan kata 'threesome' itu banyak yang artikan apakah pornografi atau asusila atau seksual. Setelah kita lakukan pemeriksaan ternyata tidak ditemukan dan tidak ada tempat untuk melakukan hubungan seksual," kata Zulpan.
Dia menambahkan bahwa ada musik tapi bukan live music.
"Untuk menarik pengunjung, dia buat promosi dengan kalimat menarik. Hanya bar yang ada musiknya tapi bukan live music," tambahnya.
"Promo 3 some. 2x Gold 550.000 Durasi Maksimal 70 menit. 1x Gold 450.000 Durasi Maksimal 55 menit. Hanya di M****d," terpantau tulisan dalam promosinya, Kamis (30/6/2022).
Setelah manajemen dimintai keterangan, polisi memastikan tidak ada kegiatan mengarah ke prostitusi atau tindakan asusila terkait postingan promo 'threesome' ini.
"Tidak ada maksud terkait tindakan asusila. Dia menjelaskan promo ini untuk minuman yang diberlakukan kepada tiga pengunjung dan dikasih waktu 70 menit," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan di Polda Metro Jaya, Rabu (29/6/2022).
Zulpan telah mengecek bar dan tidak ada temuan atau dugaan prostitusi, ia mengatakan ini hanya strategi marketing.
"Ini cuma cara mereka mengemas, penggunaan kata 'threesome' itu banyak yang artikan apakah pornografi atau asusila atau seksual. Setelah kita lakukan pemeriksaan ternyata tidak ditemukan dan tidak ada tempat untuk melakukan hubungan seksual," kata Zulpan.
Dia menambahkan bahwa ada musik tapi bukan live music.
"Untuk menarik pengunjung, dia buat promosi dengan kalimat menarik. Hanya bar yang ada musiknya tapi bukan live music," tambahnya.
- Penulis :
- renalyaarifin








