
Pantau - Kerusakan trafo di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan yang sempat meledak dan terbakar pada 28 Desember 2025 kini tengah dibahas oleh Komisi A DPRD DKI Jakarta untuk percepatan perbaikan.
Penyebab Kebakaran dan Dampaknya
Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar mengatakan kebakaran trafo diduga terjadi akibat faktor usia peralatan serta gangguan sistem kelistrikan.
"Ini lagi dibahas di Komisi A. Kalau mau di pembahasan selesai, ya, sudah kita lakukan secepat mungkin," ujarnya.
Ia menegaskan kejadian tersebut merupakan musibah di luar kendali manusia atau force majeure.
Akibat kerusakan trafo, sistem pendingin ruangan di gedung 17 lantai itu lumpuh sehingga para aparatur sipil negara (ASN) masih merasakan kondisi panas saat bekerja.
Upaya Perbaikan dan Rencana Pengadaan
Pemerintah Kota Jakarta Selatan mengupayakan perbaikan atau penggantian trafo beserta perangkat pendukung seperti panel dan sistem kelistrikan khusus.
"Makanya, saya berharap bisa pengadaan tahun ini secepat mungkin," kata Anwar.
Selain itu, Pemkot Jaksel juga mempertimbangkan pergeseran anggaran untuk memperbaiki sistem kelistrikan di Gedung Blok A.
Sebelumnya, kebakaran di ruang genset trafo tersebut berhasil dipadamkan oleh 28 personel pemadam kebakaran, dan tidak menimbulkan korban jiwa.
- Penulis :
- Aditya Yohan








