
Pantau - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Abdullah Azwar Anas mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan sebanyak 16.000 ASN untuk dipindahkan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) pada fase awal.
Anas mengungkapkan rencana pemindahan ASN awalnya berjumlah 6.000 orang. Namun, Jokowi meminta ditambahkan 10.000 yaitu menjadi 16.000 orang agar tidak terlalu sepi.
"Kita simulasikan awalnya skenario ada 6.000, itu terlalu sepi. Maka Presiden minta ditambah, termasuk skenario 20.000. Ketemu lah skenario 16.000-an. Di mana 11.000-nya adalah ASN, sisanya tenaga dari hanka." kata Azwar Anas di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Rabu (15/3/2023).
Selain itu, Kementerian PUPR juga telah menyiapkan super block untuk rumah dinas ASN. Anas memastikan tidak ada ASN yang keberatan dipindahkan ke IKN.
Dirinya mengungkap bahwa alasan tingginya minat ASN dimutasi ke IKN karena di sana dinilai lebih tenang dan udaranya bagus.
"Mereka tertarik di IKN, lebih tenang tidak ada kemacetan dan bahkan di sana digital tempatnya sehat oksigennya. Tidak ada yang menolak suratnya," katanya.
Anas mengungkapkan rencana pemindahan ASN awalnya berjumlah 6.000 orang. Namun, Jokowi meminta ditambahkan 10.000 yaitu menjadi 16.000 orang agar tidak terlalu sepi.
"Kita simulasikan awalnya skenario ada 6.000, itu terlalu sepi. Maka Presiden minta ditambah, termasuk skenario 20.000. Ketemu lah skenario 16.000-an. Di mana 11.000-nya adalah ASN, sisanya tenaga dari hanka." kata Azwar Anas di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Rabu (15/3/2023).
Selain itu, Kementerian PUPR juga telah menyiapkan super block untuk rumah dinas ASN. Anas memastikan tidak ada ASN yang keberatan dipindahkan ke IKN.
Dirinya mengungkap bahwa alasan tingginya minat ASN dimutasi ke IKN karena di sana dinilai lebih tenang dan udaranya bagus.
"Mereka tertarik di IKN, lebih tenang tidak ada kemacetan dan bahkan di sana digital tempatnya sehat oksigennya. Tidak ada yang menolak suratnya," katanya.
- Penulis :
- renalyaarifin









