Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Wakil Ketua Komisi VII: daripada Perdebatkan Status Bencana Nasional Lebih Baik Fokus Pemulihan

Oleh Sigit Rilo Pambudi
SHARE   :

Wakil Ketua Komisi VII: daripada Perdebatkan Status Bencana Nasional Lebih Baik Fokus Pemulihan

Pantau.com - Wakil Ketua Komisi VII di DPR RI, Ace Hasan Syadzily menilai dari pada terus memperdebatkan terkait penetapan status bencana nasional terhadap gempa dan tsunami yang melanda kota Palu dan kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Lebih baik fokus masyarakat dan pemerintah bisa bahu membahu tangani pemulihan.

"Menurut saya daripada kita berdebat apakah ini bencana nasional atau tidak bencana nasional lebih baik memang semua kekuatan kita baik pemerintah maupun masyarakat itu diarahkan untuk fokus bagaimana tanggap darurat ini agar segera untuk dilewati," ujar Ace di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/10/2018).

Baca juga: Ini Poin Utama Penguburan Massal Korban Gempa-Tsunami Sulteng

Menurutnya ada tiga cara saat ini yang dinilainya efektif untuk penanggulangan pasca gempa dan tsunami yang melanda.

"Pertama memastikan evakuasi, yang kedua pengungsi segera ditangani secepatnya dan terpenuhi kebutuhan dasar dari para pengungsi itu," ungkapnya.

Kendati begitu, Ace mengungkapkan, memang untuk penetapan status bencana nasional itu harus terpenuhi beberapa unsur seperti yang sudah diatur dalam undang-undang Penanggulangan Bencana.

Ia pun lebih memilih menyerahkan sepenuhnya terkait pemberlakuan status bencana nasional kepada pemerintah dalam hal ini Presiden RI Joko Widodo.

"Ya soal bencana nasional itu kita serahkan sepenuhnya kepada pemerintah ya," tuturnya.

Baca juga: BNPB: Penanganan Gempa-Tsunami Sulteng Utamakan Evakuasi Korban

"Kenapa? Karena sebagai mana kita tau di dalam uu penanggulangan bencana kewenangan untuk melakukan bencana nasional tersebut ada di tangan pemrintah yang dilihat dari pertama jumlah korban, kedua daya kerusakan dari daya tersebut, kemudian aksebilitas ekonominya juga apakah lumpuh atau tidak. Nah saya kira yang tau itu semua adalah pemerintah itu sendiri," pungkasnya.

Penulis :
Sigit Rilo Pambudi