Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Bangkalan Siapkan Lahan untuk Sekolah Rakyat Berbasis Asrama

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Bangkalan Siapkan Lahan untuk Sekolah Rakyat Berbasis Asrama
Foto: Pemkab Bangkalan sediakan 10 hektare lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat dari Kemensos RI.

Pantau - Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah Kelurahan Bancaran, Kecamatan Kota, Bangkalan.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari permintaan resmi Kementerian Sosial Republik Indonesia yang dikirimkan kepada Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, agar menyediakan lahan untuk proyek tersebut.

"Atas instruksi Bupati tersebut kami lalu melakukan seleksi di beberapa lahan yang ada di Bangkalan ini," ujar Kepala Dinas Sosial Pemkab Bangkalan, Wibagio Suharta.

Hasil seleksi menunjukkan lahan seluas 10 hektare yang dimiliki Pemkab di Kelurahan Bancaran layak untuk digunakan, mengingat konsep Sekolah Rakyat akan menggunakan sistem asrama.

"Lahan yang dibutuhkan memang banyak, karena konsep dari Sekolah Rakyat ini adalah asrama," jelas Wibagio.

Sekolah Rakyat Prioritaskan Anak Kurang Mampu

Sekolah Rakyat yang akan dibangun mencakup jenjang pendidikan dari SD, SMP, hingga SMA, dan akan diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu serta mereka yang telah putus sekolah.

"Konsep pendidikan yang hendak diterapkan berdasarkan penjelasan dari Kemensos RI adalah para siswa akan menginap di asrama," ungkap Wibagio.

Menurutnya, Pemkab Bangkalan telah melaporkan kesiapan lahan ini kepada pemerintah pusat sebagai bentuk dukungan penuh terhadap program pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan.

Program pembangunan Sekolah Rakyat sendiri merupakan bagian dari strategi nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo, dengan target pembangunan 200 unit sekolah per tahun.

Dalam lima tahun mendatang, pemerintah pusat menargetkan minimal satu Sekolah Rakyat berdiri di setiap kabupaten, khususnya di daerah-daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi.

Penulis :
Arian Mesa