
Pantau - Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar, menyatakan bahwa kegiatan Parlemen Remaja 2025 merupakan sarana strategis untuk menanamkan nilai-nilai politik dan demokrasi kepada generasi muda sejak dini.
Indra menegaskan bahwa pelajar perlu memahami bahwa politik bukan sesuatu yang jauh, melainkan bagian dari kehidupan sehari-hari yang menyangkut langsung kepentingan publik.
“Parlemen Remaja sudah kita laksanakan dari 2008. Saya kira ini adalah Parlemen Remaja yang terbaik. Karena respons dari teman-teman itu sangat luar biasa. Mungkin juga karena seleksinya sangat ketat kemarin, hampir 8.500 orang yang ikut, yang kita ambil hanya 140 orang. Sehingga ini benar-benar, teman-teman adik-adik kita dari seluruh Indonesia yang terbaik, menurut saya,” ungkap Indra saat membuka kegiatan di Wisma Sabha, Kopo, Bogor, pada Senin (3/11/2025).
Pelajari Politik Lewat Isu Energi Terbarukan
Program Parlemen Remaja dinilai sebagai momentum penting untuk memperkenalkan proses pengambilan keputusan politik yang berpihak pada rakyat.
Dalam edisi tahun ini, para peserta akan berdiskusi dan mensimulasikan pengambilan keputusan melalui tema Energi Terbarukan.
“Ya, tentu. Tadi kita sudah sampaikan juga politik itu menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari yang mengambil keputusan bagi kepentingan orang banyak. Dan hari ini peserta akan belajar mengambil keputusan itu di dalam segmen Energi Terbarukan. Saya kira pelajaran ini akan sangat penting buat mereka ke depannya,” jelas Indra.
Cita-Cita Besar Peserta Jadi Harapan Masa Depan Bangsa
Indra juga mengapresiasi semangat dan visi besar para peserta Parlemen Remaja 2025 yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
“Saya kira ini banyak sekali surprise ya, tadi waktu muncul pertanyaan 'cita-citanya mau jadi apa?' Ada yang mau jadi politisi, bupati, walikota, menteri, bahkan presiden. Ini menunjukkan bahwa anak-anak Indonesia ke depan penuh dengan harapan dan energi yang baik untuk Indonesia ke depan,” katanya.
DPR RI berharap kegiatan tahunan ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terlibat aktif dalam pembangunan bangsa melalui pemahaman politik yang sehat dan konstruktif.
- Penulis :
- Aditya Yohan






