HOME  ⁄  Nasional

Khofifah Ajak Alumni FK Unair Perkuat Kolaborasi Wujudkan Indonesia Sehat 2045

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Khofifah Ajak Alumni FK Unair Perkuat Kolaborasi Wujudkan Indonesia Sehat 2045
Foto: (Sumber: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat saat memberangkatkan parade defile dalam rangka Dies Natalis ke-71 Unair dan 112 Tahun Pendidikan Dokter di Fakultas Kedokteran Unair Surabaya, Minggu (9/11/2025). ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Jatim)

Pantau - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak alumni Universitas Airlangga (Unair) untuk memperkuat pengabdian dan kolaborasi lintas sektor guna mendukung terwujudnya Indonesia Sehat menuju Indonesia Emas 2045.

Parade Defile Jadi Momen Refleksi dan Komitmen Pengabdian

Ajakan tersebut disampaikan Khofifah saat memberangkatkan parade defile dalam rangka Dies Natalis ke-71 Universitas Airlangga dan 112 Tahun Pendidikan Dokter di Fakultas Kedokteran Unair, Surabaya.

“Alhamdulillah hari ini hadir juga alumni senior FK Unair dari angkatan sebelum 1963–1964. Walaupun ada para alumni cukup senior tapi tidak menggoyahkan semangat Bapak Ibu untuk hadir dan ikut berkontribusi,” ujarnya.

Parade defile mengusung tema “Fit for Life: The Science of Sport Medicine” dan diikuti oleh 59 angkatan alumni FK Unair (1960–2018) serta 28 departemen spesialis dengan yel-yel dan kostum berwarna.

Khofifah menyampaikan apresiasi kepada Fakultas Kedokteran Unair yang telah mencetak puluhan ribu tenaga medis dan memberikan pelayanan nyata bagi masyarakat.

“Kami menyampaikan selamat sukses kepada FK Unair yang sebetulnya sudah berusia 112 tahun dan telah melahirkan puluhan ribu tenaga medis yang melayani kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Kolaborasi Strategis Ditekankan untuk Dukung Agenda Indonesia Sehat

Gubernur Khofifah menekankan pentingnya kolaborasi strategis antara FK Unair, RSUD Dr. Soetomo, dan berbagai institusi kesehatan lainnya.

“Dengan penguatan dari FK Unair dan partnership terutama dengan RS Soetomo yang selama ini terbangun dengan sangat baik,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan kebanggaan terhadap almamater yang telah membentuk banyak profesional dan pemimpin bangsa.

“Unair telah membesarkan kita semua. Sebagai Ksatria Airlangga, kita membawa amanat untuk memberikan dedikasi dan pengabdian terbaik di mana pun berada,” katanya.

Rektor Unair Prof Muhammad Madyan menyatakan peringatan Dies Natalis ini sekaligus menandai 112 tahun sejarah pendidikan kedokteran di Surabaya.

“Hari ini adalah hari yang istimewa. Kita tidak hanya merayakan 71 tahun Unair tapi juga 112 tahun sejarah pendidikan kedokteran di Surabaya,” ujarnya.

Ia berharap momentum ini menjadi panggilan untuk menyatukan langkah antara kampus dan alumni.

“Ini adalah momentum panggilan untuk menyatukan langkah antara kampus dan alumni. Saya berharap Fakultas Kedokteran sebagai salah satu fakultas tertua di Unair menjadi barometer perkembangan kedokteran di Indonesia maupun dunia,” tegasnya.

Penulis :
Gerry Eka