
Pantau - Presiden RI Prabowo Subianto menghabiskan malam pergantian tahun bersama para pengungsi korban bencana di Posko Kesehatan Kodam I/Bukit Barisan, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, pada Rabu malam, 31 Desember 2025 hingga Kamis dini hari, 1 Januari 2026.
Acara berlangsung sederhana dan tanpa kembang api, sebagai bentuk penghormatan terhadap situasi duka para pengungsi.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo mengucapkan Selamat Tahun Baru 2026 kepada para warga yang hadir.
Ia juga mengajak seluruh pengungsi menyanyikan lagu-lagu nasional seperti “Tanah Air” dan “Rayuan Pulau Kelapa” untuk membangkitkan semangat dan harapan.
"Kita menghadapi musibah dan tantangan, tapi harus semangat, ikhlas, dan kuat," ungkapnya di hadapan warga.
Pesan Kepedulian dan Doa Bersama
Presiden memimpin doa bersama untuk keselamatan dan kebaikan semua warga yang terdampak bencana.
Ia menekankan bahwa para pengungsi tidak sendirian dan pemerintah akan terus mendampingi mereka.
"Presidenmu tidak akan pernah meninggalkan kalian. Kita akan bersama," tegas Prabowo dengan suara lantang.
Interaksi Hangat dan Kehadiran Pejabat
Dalam suasana penuh kehangatan, Prabowo turun langsung menyapa dan bersalaman dengan para pengungsi, mendengar keluhan mereka, serta memeluk anak-anak sebagai bentuk empati.
Kunjungan Presiden turut didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.
Hadir pula Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, serta Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu juga mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut.
- Penulis :
- Gerry Eka







