
Pantau - Personel Polres Pidie Jaya bersama masyarakat melakukan pembersihan sejumlah fasilitas pendidikan di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana banjir menjelang dimulainya kegiatan belajar mengajar pada Senin, 5 Januari 2026.
Kegiatan difokuskan di dua wilayah terdampak, yakni Kecamatan Meureudu dan Kecamatan Meurah Dua.
Gotong Royong Bersama Masyarakat, Didukung Brimob dan Arahan Kapolda
Aksi pembersihan dilakukan sesuai instruksi Kapolda Aceh melalui surat telegram, yang memerintahkan pelaksanaan gotong royong bersama masyarakat dalam rangka percepatan pemulihan sarana publik.
Personel BKO Brimob Polda Aceh juga turut diterjunkan melalui Operasi Aman Nusa II untuk memperkuat dukungan di lapangan.
Tak hanya sekolah, personel kepolisian bersama warga juga membersihkan kantor pemerintahan desa, masjid, meunasah, serta berbagai fasilitas layanan umum lainnya.
Pendidikan Diprioritaskan, Jadwal Sekolah Tetap Dimulai 5 Januari
Pembersihan difokuskan agar fasilitas pendidikan yang terdampak dapat segera difungsikan kembali.
Hal ini sejalan dengan ketetapan Dinas Pendidikan Provinsi Aceh yang menjadwalkan dimulainya kembali proses belajar mengajar pada 5 Januari 2026 di sekolah-sekolah yang telah dinyatakan layak.
Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat.
"Ini adalah wujud kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan Polri terhadap masyarakat," ujarnya.
Ia menambahkan, Polri berkomitmen untuk terus hadir membantu proses pemulihan pascabencana di seluruh wilayah terdampak.
- Penulis :
- Gerry Eka








