
Pantau - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu membuka posko pelayanan kesehatan di sejumlah titik terdampak banjir untuk memberikan bantuan medis bagi masyarakat yang terdampak.
Posko kesehatan gratis didirikan di Kelurahan Tanjung Jaya, Kebun Tebeng, Rawa Makmur, dan Bentiring.
"Saat ini kita kerahkan para petugas untuk siaga di pos kesehatan tanggap banjir di berbagai titik terdampak banjir untuk mengantisipasi masalah kesehatan masyarakat," kata Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Nelli Hartati.
Pelayanan kesehatan difokuskan untuk mencegah penyakit pascabanjir seperti flu, demam, malaria, dan diare.
BPBD Kerahkan Perahu Karet dan Dapur Umum
Selain posko kesehatan, Pemkot Bengkulu juga mendirikan tenda pengungsian dan mengirimkan perahu karet serta mobil dapur umum ke wilayah terdampak.
"Secara garis besar kita sudah kumpul di Perumahan Korpri, itu salah satu kawasan yang paling parah banjirnya. Dari BPBD dan Tagana sudah stand by di lokasi untuk memberikan bantuan," ujar Kalak BPBD Kota Bengkulu, I Made Ardana.
Wilayah yang terendam banjir meliputi:
Perumahan Korpri, Kelurahan Bentiring
Perumahan Ejuka, Kelurahan Bentiring
Jalan Tanggul Gang Merpati II, Kelurahan Rawa Makmur
RT 7, Kelurahan Semarang
Kelurahan Tanjung Jaya
Puluhan rumah dilaporkan terendam, dan akses jalan di Kelurahan Rawa Makmur sempat ditutup total karena genangan air menutupi badan jalan.
Penanganan banjir melibatkan BPBD bersama OPD terkait seperti Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Sosial, Satpol PP, dan tim Tagana.
BPBD mendirikan tenda pengungsian serta mengerahkan perahu karet, perahu fiber, mobil dapur umum, dan peralatan pendukung ke sejumlah titik.
Di Perumahan Korpri, BPBD menurunkan perahu karet, perahu fiber, dan mobil dapur umum untuk membantu warga.
Sementara di Perumahan Ejuka, petugas telah memasang tenda dan bersiaga untuk melakukan evakuasi jika diperlukan.
- Penulis :
- Gerry Eka








