Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pimpinan MPR Dorong Antisipasi Krisis Energi Dampak Serangan AS ke Venezuela

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pimpinan MPR Dorong Antisipasi Krisis Energi Dampak Serangan AS ke Venezuela
Foto: (Sumber: Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno. (ANTARA/HO-MPR).)

Pantau - Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mendorong pemerintah untuk segera mengantisipasi potensi gejolak harga minyak dan krisis energi nasional menyusul serangan Amerika Serikat terhadap Venezuela yang berpotensi memengaruhi pasokan minyak dunia.

Eddy Soeparno menilai serangan Amerika Serikat terhadap Venezuela dapat berdampak signifikan terhadap harga minyak global mengingat negara tersebut merupakan salah satu pemasok minyak mentah di pasar dunia.

Ia menekankan pentingnya langkah antisipasi dari kementerian terkait dengan mempertimbangkan dampak jangka pendek dan jangka panjang dari dinamika geopolitik tersebut.

Dalam keterangannya di Jakarta pada Senin, Eddy Soeparno menyampaikan, “Perlu ada tindakan antisipasi dari kementerian terkait melihat efek jangka pendek maupun jangka panjang dari situasi ini. Terutama kemungkinan kenaikan harga minyak dunia karena permintaan yang tinggi namun stok atau pasokan global berkurang,” ujarnya.

Menurut Eddy Soeparno, langkah antisipasi yang tepat dapat menyelamatkan anggaran pendapatan dan belanja negara dari potensi kerugian akibat koreksi harga minyak dunia.

Ia menyatakan, “Sebelum krisis ini merembet pada dampak yang meluas, antisipasi saat ini bisa dilakukan. Pilihan kebijakan yang relevan akan membantu menjaga sehatnya APBN kita,” katanya.

Di sisi lain, Eddy Soeparno menilai krisis di Venezuela dapat dijadikan momentum penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Ia mendorong percepatan transisi menuju energi terbarukan sebagai langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor sumber energi.

Eddy Soeparno menyampaikan, “Sejak awal saya sampaikan bahwa ketergantungan kita terhadap impor sumber-sumber energi dapat dikurangi dengan mempercepat transisi menuju energi terbarukan dari sumber-sumber dalam negeri,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa krisis di Venezuela menjadi peringatan serius bahwa ketahanan energi nasional harus diperkuat secara mutlak.

Eddy Soeparno menilai komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan energi semakin relevan dengan dinamika geopolitik global yang sedang terjadi.

Dalam pernyataannya, ia mengatakan, “Karena itu, kami mendukung Presiden Prabowo memperkuat ketahanan energi kita dan untuk segera menghilangkan paradoks energi dengan secara penuh mengandalkan sumber-sumber energi dalam negeri,” tegasnya.

Penulis :
Aditya Yohan