
Pantau - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap laboratorium pembuatan narkotika berbentuk liquid vape dan happy water yang berlokasi di sebuah apartemen di kawasan Ancol, Jakarta Utara.
Plt. Deputi Pemberantasan BNN, Budi Wibowo, menyatakan bahwa pihaknya tengah memburu sejumlah orang yang diduga terlibat dalam jaringan narkotika tersebut.
"Hasil penyelidikan kami, ada orang-orang yang kami cari," ungkapnya.
Tiga Buronan Asal China Terlibat dalam Jaringan
BNN telah mengidentifikasi tiga orang yang menjadi target pengejaran, dua di antaranya merupakan warga negara asing asal China.
CY, warga negara China, disebut sebagai peracik utama atau "koki" narkotika.
ZQ alias J, juga warga negara China, diduga sebagai pengendali jaringan, pemilik barang, sekaligus penyandang dana.
Sementara itu, seseorang berinisial H diduga berperan sebagai penjaga gudang narkoba.
Terbongkar Berkat Operasi Natal dan Tahun Baru
Pengungkapan laboratorium tersebut bermula dari Operasi Pengamanan Natal dan Tahun Baru yang digelar di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Dalam operasi itu, dua penumpang asal Malaysia berinisial HHS dan DM ditangkap karena membawa bahan yang diduga mengandung narkotika jenis MDMA dan ethomidate.
Berdasarkan hasil interogasi, petugas kemudian menangkap dua tersangka lain, yakni PS dan HSN.
Keduanya diduga berperan sebagai pengatur operasional dan pengendali lapangan jaringan narkotika tersebut.
Keterangan dari tersangka PS membawa tim gabungan menuju sebuah apartemen di Ancol yang dijadikan tempat peracikan narkotika.
Di apartemen itu, MDMA dan ethomidate yang diselundupkan dari luar negeri dicampurkan dengan minyak nikotin dan cairan perasa.
Campuran tersebut diolah menjadi liquid vape sebelum dipindahkan ke lokasi lain untuk distribusi.
Gudang di Pademangan Jadi Tempat Penyimpanan Barang Bukti
Pengembangan lebih lanjut membawa petugas ke sebuah gudang di kawasan Pademangan, Jakarta Utara.
Dari lokasi tersebut, disita bahan yang diduga narkotika, puluhan cartridge liquid vape siap edar yang mengandung narkotika, ribuan cartridge kosong, serta berbagai bahan dan alat peracikan lainnya.
BNN mengungkap bahwa jaringan ini menggunakan modus penyamaran berlapis untuk mengelabui petugas.
Selain mencampur narkotika ke dalam liquid vape, bahan baku seperti ethomidate dikemas menyerupai sachet minuman energi agar tampak seperti produk legal.
Saat ini, penyidikan masih terus berlangsung dan BNN fokus memburu pelaku utama serta membongkar seluruh jaringan distribusi.
- Penulis :
- Shila Glorya








