
Pantau - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Sulawesi Utara untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan berlangsung hingga Minggu, 11 Januari 2026.
Cuaca Ekstrem Dipicu Fenomena Atmosfer dan Labilitas Lokal
Astrid Y Lasut, Koordinator Bidang Observasi Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, menyampaikan peringatan tersebut pada Senin di Manado.
"Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, serta peningkatan akumulasi curah hujan harian," ungkapnya.
BMKG menjelaskan bahwa sejumlah fenomena atmosfer berkontribusi terhadap kondisi cuaca ekstrem ini, antara lain:
- Gelombang Ekuatorial Rossby
- Belokan angin
- Daerah konvergensi di wilayah Sulawesi Utara
- Labilitas lokal yang kuat
Kombinasi dari faktor-faktor tersebut memicu pertumbuhan awan-awan hujan yang berpotensi disertai petir dan angin kencang.
Wilayah dan Jadwal Cuaca Ekstrem
Berikut prakiraan wilayah terdampak cuaca ekstrem berdasarkan hari:
Selasa, 6 Januari:
- Kabupaten Minahasa
- Kabupaten Minahasa Utara
- Kabupaten Bolaang Mongondow
- Kabupaten Bolaang Mongondow Utara
Kamis, 8 Januari:
- Kabupaten Minahasa
- Kabupaten Minahasa Utara
- Kabupaten Kepulauan Sitaro
- Kabupaten Kepulauan Sangihe
Jumat, 9 Januari:
- Kabupaten Minahasa
- Kabupaten Minahasa Utara
- Kabupaten Minahasa Selatan
Sabtu, 10 Januari:
- Kabupaten Minahasa
- Kabupaten Kepulauan Sangihe
- Kabupaten Kepulauan Talaud
Minggu, 11 Januari:
- Kota Manado
- Kota Tomohon
- Kabupaten Minahasa
- Kabupaten Minahasa Selatan
- Kabupaten Kepulauan Sitaro
- Kabupaten Kepulauan Sangihe
- Kabupaten Kepulauan Talaud
Imbauan untuk Waspada
BMKG mengingatkan seluruh masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah rawan, agar tetap waspada terhadap potensi dampak cuaca ekstrem seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas harian akibat hujan deras, kilat, dan angin kencang.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








