Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Status Pintu Air Pasar Ikan Naik ke Siaga 2, Sejumlah Wilayah Jakarta Utara Diwaspadai

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Status Pintu Air Pasar Ikan Naik ke Siaga 2, Sejumlah Wilayah Jakarta Utara Diwaspadai
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Seorang operator Pompa Air Pasar Ikan menunjukkan ketinggian air di Stasiun Pompa Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara. (ANTARA/Dokumen pribadi/am.))

Pantau - Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta mengumumkan kenaikan status Pintu Air Pasar Ikan di Penjaringan, Jakarta Utara, menjadi Siaga 2 pada Kamis, 8 Januari 2026.

Informasi tersebut disampaikan BPBD DKI Jakarta melalui akun media sosial X resmi milik instansi tersebut.

Pada pukul 03.00 WIB, tinggi muka air Pintu Air Pasar Ikan tercatat mencapai 188 sentimeter dengan status Waspada atau Siaga 3.

Satu jam kemudian, tepatnya pada pukul 04.00 WIB, tinggi muka air meningkat menjadi 205 sentimeter.

Kenaikan tinggi muka air tersebut menyebabkan status Pintu Air Pasar Ikan naik menjadi Siaga atau Siaga 2.

BPBD DKI Jakarta menyebut sejumlah wilayah yang perlu diantisipasi akibat kenaikan status tersebut.

BPBD DKI Jakarta menyampaikan, “Antisipasi wilayah yang kemungkinan akan terdampak: Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, dan Kalibaru,” melalui akun resmi X @BPBDJakarta.

Hingga saat ini, status Pintu Air Pasar Ikan masih berada pada level Siaga 2.

Kondisi cuaca di sekitar Pintu Air Pasar Ikan dilaporkan dalam keadaan terang.

BPBD DKI Jakarta telah menyebarkan informasi kenaikan status pintu air melalui media sosial dan menyampaikan pemberitahuan kepada para camat serta lurah terkait.

Masyarakat diimbau untuk menghubungi call center Jakarta Siaga di nomor 112 apabila terjadi kondisi darurat.

BPBD DKI Jakarta juga melaporkan bahwa sejumlah pintu air lain di wilayah Jakarta masih berstatus normal atau Siaga 4.

Pintu air yang dilaporkan berstatus normal tersebut meliputi Katulampa, Depok, Manggarai, Karet, Krukut Hulu, Pesanggrahan, Angke Hulu, Waduk Pluit, Cipinang Hulu, Sunter Hulu, dan Pulo Gadung.

Penulis :
Aditya Yohan