Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

BGN Bali Nilai Perluasan MBG untuk Anak Jalanan Jadi Tantangan Baru

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

BGN Bali Nilai Perluasan MBG untuk Anak Jalanan Jadi Tantangan Baru
Foto: (Sumber: Koordinator BGN Bali Risca Christina bahas tantangan jika MBG diperluas untuk anak jalanan dan disabilitas, Denpasar, Jumat 9/1/2026. ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari)

Pantau - Koordinator Badan Gizi Nasional BGN Provinsi Bali Risca Christina menyebut perluasan Program Makan Bergizi Gratis MBG bagi anak jalanan menjadi tantangan baru dalam pelaksanaan program tersebut di daerah.

Ia menjelaskan tantangan utama terletak pada proses penyaluran karena anak jalanan di Bali tersebar dan tidak menetap di satu lokasi.

Menurutnya, perlu ada upaya agar anak jalanan dapat berkumpul di satu tempat guna memudahkan penyaluran dan pengawasan program MBG.

Pengelompokan tersebut dinilai penting agar bantuan yang diberikan tepat sasaran serta mudah dimonitor oleh petugas.

Risca menyampaikan arahan dari BGN Pusat menyebutkan lansia, pemulung, anak jalanan, dan masyarakat miskin menjadi penerima MBG sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.

Namun hingga saat ini, belum terdapat petunjuk teknis lanjutan sehingga BGN Bali masih menyusun strategi dan belum melakukan pendataan penerima baru.

Untuk penyandang disabilitas, BGN Bali menyalurkan MBG melalui kerja sama dengan sekolah luar biasa yang telah memiliki data penerima.

BGN Bali juga berencana berkolaborasi dengan Dinas Sosial guna memperoleh data riil penerima MBG, khususnya anak jalanan dan penyandang disabilitas.

Risca menilai kebutuhan gizi anak jalanan dan penyandang disabilitas berbeda dengan siswa sekolah reguler.

Ia menyebut penyandang disabilitas memerlukan perhatian khusus terkait pembatasan asupan tertentu seperti tepung dan garam.

Peran ahli gizi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi SPPG dinilai sangat penting untuk menghitung kecukupan gizi sesuai kebutuhan masing-masing penerima.

Di luar perluasan sasaran, BGN Bali menargetkan sebanyak 507 ribu penerima harian MBG pada tahun 2026.

Target penerima tersebut meliputi siswa, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah Provinsi Bali.

Penulis :
Aditya Yohan