
Pantau - Satuan Tugas Penanggulangan Bencana (Satgas Gulbencal) Batalyon Zeni Tempur 1/Dhira Dharma (Yon Zipur 1/DD) membangun jembatan Aramco di Desa Janji Nauli, Kecamatan Purba Tua, Kabupaten Tapanuli Utara, guna memulihkan akses jalan masyarakat yang terdampak bencana.
Jembatan ini menjadi jalur utama warga menuju kebun dan diharapkan dapat memperlancar kembali aktivitas ekonomi, khususnya sektor pertanian dan perkebunan.
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, menyampaikan bahwa pembangunan dilakukan menggunakan alat berat untuk mempercepat proses pengerjaan.
Proyek Jembatan Sudah 30 Persen, Target Selesai Tepat Waktu
Saat ini, progres pembangunan jembatan telah mencapai sekitar 30 persen dengan fokus pekerjaan pada pemasangan dinding pembatas dari batu kali di sisi kanan dan kiri jembatan.
Jembatan yang dibangun berjenis Aramco dengan panjang total 8 meter dan lebar 3 meter.
Kedalaman aliran air di bawah jembatan mencapai 3 meter.
Struktur jembatan menggunakan tiga unit pipa Aramco berdiameter 1,5 meter dan panjang masing-masing 4 meter yang dipasang sejajar pada badan jembatan untuk menopang aliran air.
Satgas Gulbencal Yon Zipur 1/DD menargetkan pembangunan jembatan dapat selesai tepat waktu agar segera dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Janji Nauli.
Kapendam menegaskan bahwa TNI terus mendukung penanganan bencana di wilayah terdampak dan berupaya mengembalikan akses serta infrastruktur secara menyeluruh.
Kodam I/Bukit Barisan beserta jajaran juga berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana melalui berbagai upaya, baik melalui jalur darat maupun udara.
- Penulis :
- Gerry Eka








