
Pantau - Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta menyatakan banjir akibat curah hujan tinggi meluas di wilayah Jakarta dengan dampak 23 ruas jalan dan 10 rukun tetangga terendam di Jakarta Selatan dan Jakarta Utara sejak Senin pagi.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta Mohamad Yohan mengatakan, “Saat ini, terdapat 10 RT dan 23 ruas jalan tergenang,” ungkapnya.
Hingga pukul 10.00 WIB, genangan air terus meluas terutama di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Utara dengan ketinggian air berkisar antara 20 hingga 95 sentimeter.
Banjir Rendam Puluhan Ruas Jalan
BPBD mencatat sejumlah ruas jalan di Jakarta Utara terdampak banjir, di antaranya Jalan Anggrek Kelurahan Rawa Badak Utara, Jalan Walang Baru VII A Kelurahan Tugu Utara, dan Jalan Rorotan 10 di depan Masjid Tanwirul Ikhsan Kelurahan Rorotan.
Genangan juga terjadi di Jalan Taman Stasiun Kelurahan Tanjung Priok, Jalan Pegangsaan Dua di depan Yakobus, Jalan Rawa Indah RT 03 RW 03, Jalan Pegangsaan Dua di depan Apartemen Greenhill, Jalan Hybrida, Jalan Pegangsaan Dua di depan RJTM, serta Jalan Arteri Kelurahan Pegangsaan Dua.
Ruas lain yang terendam meliputi Jalan Agung Karya VI Kelurahan Sungai Bambu, Jalan Jampea RW 007 di depan makam Mbah Priok, Jalan Deli RW 007, Lorong 22 RW 007, Jalan Mawar RW 002, Jalan Cipeucang V RW 013, dan Lorong Z RW 001 Kelurahan Koja.
Selain itu, banjir juga merendam Jalan Muara Baru Pluit Sea View Kelurahan Penjaringan, Jalan Yos Sudarso di depan Altira, Jalan Sunter Indah Raya Kelurahan Sunter Jaya, serta Jalan Raya Jagakarsa di depan lahan Kementerian Pertanian, Jalan Balai Rakyat, dan Jalan Kelapa Hijau Kelurahan Jagakarsa.
Dampak Banjir di Permukiman Warga
Sebanyak delapan RT di Jakarta Selatan terdampak banjir, terdiri atas satu RT di Kelurahan Cilandak Barat dengan ketinggian air sekitar 40 sentimeter, tiga RT di Kelurahan Cipete Utara setinggi 70 sentimeter, satu RT di Kelurahan Duren Tiga setinggi 40 sentimeter, serta tiga RT di Kelurahan Cilandak Timur dengan ketinggian air mencapai 95 sentimeter.
BPBD menjelaskan banjir di Jakarta Selatan disebabkan oleh curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut.
Sementara itu, dua RT di Kelurahan Tanjung Priok, Jakarta Utara, turut terendam banjir dengan ketinggian air sekitar 20 sentimeter akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







