Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Prajurit TNI Bangun Jembatan Penghubung Pascabanjir di Padangsidimpuan

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Prajurit TNI Bangun Jembatan Penghubung Pascabanjir di Padangsidimpuan
Foto: Prajurit TNI membangun jembatan Aramco di Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (sumber: Pendam I/Bukit Barisan)

Pantau - Prajurit TNI dari Satgas Yonzipur I/Bukit Barisan tengah membangun jembatan Aramco di Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, sebagai upaya memulihkan akses warga yang sempat terputus akibat banjir.

Jembatan Pulihkan Koneksi Antarwilayah

Pembangunan ini merupakan bagian dari operasi tanggap bencana yang dilaksanakan TNI AD bersama Pemerintah Kota Padangsidimpuan.

"Jembatan yang dibangun merupakan penghubung Kelurahan Lubuk Raya dan Desa Lubuk Manik yang sebelumnya rusak akibat tergerus banjir," ungkap Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap di Medan, Senin.

Pengerjaan jembatan dilakukan secara kolaboratif oleh Yonzipur I/DD, Zidam I/Bukit Barisan, dan Kodim 0212/Tapanuli Selatan.

Saat ini, progres pembangunan telah mencapai 65 persen.

Infrastruktur Didukung Alat Berat dan Material Khusus

Untuk mempercepat pekerjaan, satu unit alat berat jenis baby loader milik Pemerintah Kota Padangsidimpuan telah dikerahkan ke lokasi.

Alat berat tersebut berfungsi sebagai pemadat tanah untuk memperkuat struktur jalan jembatan.

"Material jembatan sendiri telah terpasang sebanyak empat unit di aliran Sungai Aek Sibontar, disertai pengecoran dinding sayap jembatan kanan dan kiri serta pengecoran empat sudut tiang utama jembatan," ia mengungkapkan.

Jembatan ini dirancang memiliki bentangan sepanjang 12 meter, lebar 3,5 meter, dan kedalaman 3 meter.

Asrul berharap pembangunan ini segera selesai agar konektivitas warga dapat pulih.

Ia menegaskan pentingnya sinergi TNI AD dengan pemerintah daerah dalam pemulihan pascabencana.

"Kami berkomitmen membantu percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana agar mobilitas dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal dengan aman," tegasnya.

Penulis :
Arian Mesa