HOME  ⁄  Nasional

TNI AD Perluas Satuan Teritorial dan Tempur hingga 750 Unit untuk Perkuat Ekonomi dan Keamanan Daerah

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

TNI AD Perluas Satuan Teritorial dan Tempur hingga 750 Unit untuk Perkuat Ekonomi dan Keamanan Daerah
Foto: Arsip foto - Sejumlah personil TNI Angkatan Darat (AD) Yonif 713/Satya Tama mengikuti simulasi pertempuran serangan dan perbantuan teritorial posko II di Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Rabu 5/12/2018 (sumber: ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin)

Pantau - TNI Angkatan Darat (AD) berupaya memperbanyak satuan teritorial dan tempur di seluruh wilayah Indonesia guna memperkuat pembangunan ekonomi dan keamanan masyarakat.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Donny Pramono menyampaikan rencana tersebut dalam keterangan resmi di Jakarta.

Ia mengungkapkan, "Konsep pembangunan ini merupakan bagian dari desain besar pembentukan kekuatan di tingkat kabupaten atau kota, dengan rencana sekitar 750 satuan yang terdiri dari 593 Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP) serta 157 satuan bantuan tempur dan bantuan administrasi."

Peran YTP dalam Pembangunan Masyarakat

YTP dirancang memiliki tugas utama membantu perekonomian masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.

Peran YTP meliputi pengelolaan lahan dan ternak untuk mendukung kebutuhan pangan warga.

Selain itu, YTP juga akan menyediakan fasilitas kesehatan bagi masyarakat di wilayah penugasannya.

YTP turut berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur desa serta membantu penanggulangan pascabencana alam.

Target dan Progres Pembangunan

Satuan bantuan tempur dan administrasi akan berfungsi mendukung proses administrasi pasukan sekaligus menjaga keamanan wilayah.

Saat ini, TNI AD telah memiliki 155 YTP yang tersebar di seluruh Indonesia di bawah komando 30 Brigade Teritorial Pembangunan (BTP).

TNI AD terus melakukan berbagai upaya untuk mencapai target pembangunan, termasuk menyiapkan lokasi dan infrastruktur pendukung.

Donny menambahkan, "TNI AD secara bertahap sedang menyiapkan lahan dan sarana pendukung pembangunan YTP sehingga proses pengembangannya dapat berjalan lebih optimal."

TNI AD optimistis seluruh jajaran dapat bersinergi untuk menyelesaikan target pembangunan YTP yang direncanakan rampung pada tahun 2026.

Penulis :
Arian Mesa