
Pantau - Sebanyak 50 personel gabungan dikerahkan untuk membersihkan Saluran Penghubung (PHB) Kalijodo di Jalan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, pada Selasa, 13 Januari 2026.
Aksi bersih-bersih ini dilakukan guna mencegah banjir akibat penyumbatan aliran air oleh sampah dan sedimentasi tebal.
Sedimentasi Parah Jadi Pemicu, Penanganan Dilanjutkan dengan Alat Berat
Camat Ciracas, Panangaran Ritonga, menjelaskan bahwa saluran air Kalijodo mengalami sedimentasi tebal yang memperparah banjir saat hujan deras.
"Penanganan awal kami lakukan secara manual agar aliran air kembali lancar," ujarnya.
Sedimentasi yang dinilai cukup parah akan ditangani dengan bantuan alat berat pada Kamis, 15 Januari 2026, agar daya tampung saluran kembali optimal.
Puluhan Personel Gabungan Turun ke Lapangan
Sebanyak 50 personel dari berbagai instansi dikerahkan dalam aksi ini, di antaranya:
- PPSU
- Satgas Sumber Daya Air (SDA)
- Bina Marga
- UPS Badan Air
- Suku Dinas Tamhut
- Dinas Perhubungan
- Satpol PP
Pembersihan ini merupakan langkah preventif menyusul banjir yang melanda 15 titik di Jakarta Timur sehari sebelumnya.
Genangan Capai 1 Meter, BPBD Intensifkan Pemantauan
BPBD Jakarta Timur melaporkan banjir yang cukup signifikan terjadi pada Senin, 12 Januari 2026, akibat hujan lebat.
Berikut beberapa titik terdampak:
- Kampung Melayu, Jatinegara: genangan tertinggi hingga 100 cm, surut menjadi 50 cm hingga pukul 20.00 WIB
- Cawang & Cililitan, Kramat Jati: genangan hingga 80 cm
- Bidara Cina & Tanjung Lengkong, Jatinegara: genangan hingga 85 cm
- Kramayuda, Cakung: genangan 50 cm, surut pukul 17.00 WIB
- Lubang Buaya, Cipayung: genangan 20 cm, surut pada siang hari
BPBD terus memantau titik rawan banjir dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat penyusutan genangan serta meminimalkan dampak terhadap warga.
- Penulis :
- Aditya Yohan








