Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Baznas Salurkan 186.000 Liter Air Bersih untuk Korban Bencana di Tapanuli Tengah

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Baznas Salurkan 186.000 Liter Air Bersih untuk Korban Bencana di Tapanuli Tengah
Foto: (Sumber: Masyarakat memanfaatkan bantuan air bersih yang disalurkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. ANTARA/HO-Baznas RI..)

Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 186.000 liter bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, sebagai bagian dari upaya tanggap darurat memenuhi kebutuhan dasar penyintas.

Prioritaskan Akses Air Bersih Pascabencana

Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menegaskan bahwa penyediaan air bersih merupakan prioritas utama dalam situasi darurat bencana.

"Dalam kondisi darurat, akses terhadap air bersih sering terputus, padahal air bersih merupakan kebutuhan paling mendasar untuk menjaga kesehatan dan keberlangsungan hidup para penyintas", ujarnya.

Ia menambahkan bahwa air bersih tidak hanya dibutuhkan untuk konsumsi, tetapi juga untuk menjaga sanitasi, mencegah penyebaran penyakit, serta menunjang aktivitas harian warga terdampak.

"Baznas memandang pemenuhan air bersih sebagai bagian dari upaya melindungi kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, intervensi ini kami lakukan secepat mungkin sesuai dengan kebutuhan di lapangan", tegasnya.

Perbaikan Infrastruktur Air untuk Jangka Panjang

Selain menyalurkan air bersih, Baznas juga melakukan pemipaan air di Dusun 3 Desa Parjalihotan, Kecamatan Pinang Sore, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Baznas turut memperbaiki sumur bor dan mesin air di tiga kecamatan di wilayah tersebut, untuk mengoptimalkan kembali sumber air yang sebelumnya rusak dan tidak dapat digunakan.

Baznas berharap sarana air bersih yang diperbaiki dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, tidak hanya saat masa tanggap darurat tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari ke depan.

Saidah menyampaikan bahwa semua bantuan ini merupakan amanah dari para muzaki (pemberi zakat) yang dikelola dan disalurkan oleh Baznas secara tepat sasaran.

Baznas RI juga akan terus memantau dan menyesuaikan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak sebagai bagian dari pendampingan hingga tahap pemulihan.

"Baznas ada untuk Sumatera. Melalui dukungan para muzaki serta sinergi dengan berbagai pihak, Baznas berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak bencana, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih hingga proses pemulihan pascabencana", ungkap Saidah.

Penulis :
Aditya Yohan