
Pantau - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari memastikan bahwa pembangunan fasilitas Hunian Sementara (Huntara) Danantara di Desa Simpang Empat Upah, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, telah sesuai dengan arahan langsung dari Presiden RI.
KSP: Sarana dan Kenyamanan Pengungsi Jadi Prioritas
Qodari menyebut kunjungannya ke lokasi Huntara untuk memastikan langsung kondisi dan perkembangan fasilitas tersebut.
"Kami kemari untuk melihat dan mengawal perkembangannya. Alhamdulillah perkembangan pertama yang saya lihat, masukan dan saran dari Presiden telah diakomodir bahwasanya perlu ada plafon supaya jangan panas", ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa gelombang pertama pengungsi sudah mulai menghuni Huntara dan merasa nyaman dengan kondisi yang jauh lebih baik dibandingkan saat berada di tenda darurat.
"Saya tanya kenapa senang?. Kata warga ya, pak kalau di tenda itu kalau turun hujan air tergenang dan kalau siang panas gitu. Jadi di sini Insya Allah kondisi kami menjadi lebih baik", ia mengungkapkan.
Kompleks Huntara Danantara yang dibangun di atas lahan seluas 5,2 hektare ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, seperti dapur umum, taman bermain anak-anak, klinik kesehatan, serta sarana lainnya.
Sebelum dihuni, lokasi Huntara telah melalui proses pengecekan dan penyemprotan fogging oleh Kementerian Kesehatan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit dari nyamuk.
Qodari juga menilai bahwa lokasi Huntara sangat strategis karena berada di pinggir jalan lintas provinsi, dikelilingi oleh warung-warung serta dekat dengan kompleks perumahan dan masjid besar.
"Jadi kita melihat perkembangan ini adalah bukti nyata dari kerja nyata dan gerak cepat pemerintah", ujarnya.
600 Unit Huntara Rampung, Proses Relokasi Bertahap
Selain meninjau Huntara, KSP Muhammad Qodari juga menyempatkan diri mengunjungi beberapa sekolah dan pesantren yang terdampak banjir dan kini sudah kembali beroperasi.
Ia juga meninjau geliat ekonomi masyarakat setempat dengan mendatangi ATM, mini market, dan warung kopi yang sudah kembali aktif.
Agenda lain yang dilakukan KSP di Aceh Tamiang mencakup pemantauan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) dan serah terima bantuan Water Purifier.
Sebanyak 150 unit Huntap sedang dibangun oleh Polri di wilayah Kejuruan Muda.
Ketua UMKM Tangguh Berkibar yang juga istri dari KSP Muhammad Qodari, Ancilla Yanni Irmella, turut serta dengan memberikan bantuan makanan ringan kepada anak-anak sekolah yang dikunjungi.
Koordinator Pelaksanaan Proyek Huntara Danantara, Jusuf Sitorus, mengungkapkan bahwa sebanyak 600 unit Huntara telah rampung dibangun, lengkap dengan 120 toilet, 14 dapur umum, klinik, serta tempat bermain anak.
Menurutnya, pihaknya kini hanya menunggu kesiapan pemerintah daerah untuk memetakan warga yang akan menempati zona-zona dalam kompleks Huntara.
Camat Karang Baru, Fachrurrazi Syamsuyar, melaporkan bahwa saat ini 154 Kepala Keluarga (KK) dari Dusun Citra Tiga, Desa Sukajadi, telah resmi menghuni Huntara Simpang Empat Upah.
Selanjutnya, akan dilakukan relokasi terhadap 179 KK dari kawasan perumahan banjir di Desa Bundar dan sejumlah pengungsi dari Kecamatan Kota Kuala Simpang.
- Penulis :
- Aditya Yohan







