Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

TNI AU Kerahkan Korpasgat dan Helikopter Caracal untuk Evakuasi Pesawat ATR 42-500 di Maros

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

TNI AU Kerahkan Korpasgat dan Helikopter Caracal untuk Evakuasi Pesawat ATR 42-500 di Maros
Foto: (Sumber: Dua personel TNI AU saat mencari keberadaan pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak. ANTARA/HO-Dispen TNI AU.)

Pantau - TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan lima prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) dengan menggunakan helikopter H225M Caracal dari Skadron Udara 8 untuk mempercepat proses evakuasi pesawat ATR 42-500 yang ditemukan jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Langkah Cepat TNI AU Setelah Lokasi Pesawat Ditemukan

Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, menyampaikan bahwa pengiriman pasukan dilakukan segera setelah titik jatuhnya pesawat berhasil dipastikan.

"Menindaklanjuti temuan tersebut, TNI AU segera menurunkan lima prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) dan satu personel Basarnas (Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan) menggunakan helikopter H225M Caracal ke lokasi," ungkapnya.

Prajurit Korpasgat akan langsung menyiapkan langkah awal evakuasi begitu tiba di lokasi pesawat.

Selain melalui udara, TNI AU juga menerjunkan prajurit gabungan melalui jalur darat, yang terdiri dari:

Personel Lanud Sultan Hasanuddin

Yon Parako 473 Korpasgat

Yon Arhanud 23 Korpasgat

Tim ini akan bergabung dengan unsur SAR lainnya dan masyarakat setempat guna memperkuat operasi pencarian dan evakuasi.

Dukungan Penuh untuk Proses Evakuasi dan Penanganan

TNI AU menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penuh proses evakuasi dan membantu otoritas terkait dalam penanganan lanjutan pascainsiden.

Sebelumnya, pada 17 Januari 2026, Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso mengonfirmasi bahwa pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport, yang mengangkut 11 orang, dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros.

Penulis :
Gerry Eka