HOME  ⁄  Nasional

Seluruh Korban Helikopter Jatuh di Kalimantan Barat Dievakuasi, Basarnas Mulai Serahkan Jenazah ke Keluarga

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Seluruh Korban Helikopter Jatuh di Kalimantan Barat Dievakuasi, Basarnas Mulai Serahkan Jenazah ke Keluarga
Foto: Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah penumpang helikopter Airbus H130 PK-CFX yang jatuh di wilayah hutan Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Kamis 16/4/2026 (sumber: SAR Pontianak)

Pantau - Basarnas menyatakan seluruh jenazah korban kecelakaan helikopter Airbus H130 PK-CFX yang jatuh di hutan Kalimantan Barat telah berhasil dievakuasi dan saat ini mulai diserahkan kepada pihak keluarga.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso membenarkan proses tersebut tengah berlangsung.

Ia mengatakan, "Betul, saat ini sedang dalam proses penyerahan kepada pihak keluarga."

Kronologi Evakuasi di Medan Sulit

Seluruh jenazah korban sebelumnya dievakuasi dari lokasi jatuhnya helikopter yang berada di kawasan hutan sulit dijangkau di Kalimantan Barat.

Proses evakuasi dilakukan secara bertahap oleh tim SAR gabungan hingga seluruh korban berhasil dikeluarkan dari puing helikopter pada Kamis malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Penurunan jenazah ke Posko Lapangan selesai pada Jumat pagi sekitar pukul 05.00 WIB.

Setelah itu, delapan jenazah dibawa menggunakan ambulans menuju Yonif 642/Kapuas di Sanggau.

Jenazah kemudian diterbangkan menggunakan helikopter ke Pontianak untuk mempercepat proses penanganan medis dan identifikasi.

Seluruh korban selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Pontianak untuk proses identifikasi.

Seluruh Penumpang dan Kru Meninggal Dunia

Direktur Kesiapsiagaan Basarnas Noer Isrodin sebelumnya memastikan seluruh penumpang dan kru helikopter ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Ia menyampaikan, "Semua meninggal dunia. Total person on board delapan orang, terdiri atas kru dua orang dan penumpang enam orang."

Dari total delapan korban, satu orang diketahui merupakan Warga Negara Asing asal Malaysia.

Helikopter PK-CFX dilaporkan hilang kontak pada Kamis pagi saat melakukan penerbangan dari Kabupaten Melawi menuju Kabupaten Kubu Raya.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, korban terdiri dari pilot Capt. Marindra W, teknisi Harun Arasyd, serta enam penumpang yaitu Patrick, Victor, Charles, Joko, Fauzie, dan Sugito.

Penulis :
Arian Mesa