Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Kementerian PU dan Brantas Abipraya Percepat Pemulihan Infrastruktur di 10 Daerah Terdampak Bencana Sumatera Barat

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kementerian PU dan Brantas Abipraya Percepat Pemulihan Infrastruktur di 10 Daerah Terdampak Bencana Sumatera Barat
Foto: (Sumber: Konsolidasi antara Brantas Abipraya dengan pemerintah Sumatera Barat. (ANTARA/Ho-Brantas Abipraya))

Pantau - Kementerian Pekerjaan Umum bersama PT Brantas Abipraya Persero menunjukkan komitmen mempercepat pemulihan dan rekonstruksi infrastruktur di 10 daerah terdampak bencana di Sumatera Barat guna memastikan layanan publik dan aktivitas masyarakat segera pulih.

Pemulihan infrastruktur tersebut menyasar Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, Kota Pariaman, dan Kota Padang.

Konsolidasi dilakukan antara Brantas Abipraya dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sebagai langkah percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana di wilayah tersebut.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan, "Kementerian PU bekerja bersama Brantas Abipraya, BUMN Karya lainnya, TNI, Polri, serta pemerintah daerah secara beriringan untuk menyelesaikan pemulihan wilayah terdampak dalam waktu sesingkat-singkatnya," ungkapnya.

Percepatan penanganan infrastruktur dilakukan agar masyarakat di wilayah terdampak dapat menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan dengan lebih tenang dan optimal.

Sinergi Pemulihan Infrastruktur Vital

Direktur Operasi I Brantas Abipraya Muhammad Toha Fauzi menyatakan kesiapan perusahaan mendukung penuh program pemulihan infrastruktur pascabencana di Sumatera Barat.

"Melalui sinergi ini, kami ingin memastikan bentuk bantuan yang paling dibutuhkan, khususnya pada sektor rekonstruksi prasarana, dan setiap langkah pemulihan dilaksanakan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan daerah terdampak," ujar Muhammad Toha Fauzi.

Sebagai BUMN konstruksi berpengalaman dalam pembangunan infrastruktur strategis nasional, Brantas Abipraya berkomitmen mendukung langkah Kementerian PU dalam mempercepat penanganan pascabencana.

Kolaborasi difokuskan pada percepatan pemulihan infrastruktur vital yang mencakup fasilitas kesehatan, pendidikan, peribadatan, perekonomian, serta infrastruktur sosial lainnya.

Pemulihan infrastruktur tersebut ditujukan untuk memastikan layanan publik kembali berjalan normal dan aktivitas masyarakat dapat pulih.

Dukungan Daerah dan Dampak Jangka Panjang

Kehadiran Brantas Abipraya di lokasi bencana menjadi bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam menjaga konektivitas dan keselamatan aktivitas masyarakat.

Proses penanganan dilakukan melalui koordinasi intensif dengan Kementerian PU dan para pemangku kepentingan dengan prinsip cepat, terukur, dan mengedepankan aspek keselamatan.

Bupati Agam Benni Warlis memberikan apresiasi terhadap komitmen Brantas Abipraya dalam mendukung pemulihan daerah terdampak bencana.

Benni Warlis menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, Kementerian PU, dan BUMN konstruksi menjadi kunci percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Pemulihan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik infrastruktur, tetapi juga diarahkan untuk mendorong pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat.

Dengan berfungsinya kembali infrastruktur, diharapkan aktivitas warga dapat segera pulih dan roda perekonomian daerah kembali bergerak.

Kolaborasi solid antara Brantas Abipraya dan Kementerian PU diharapkan dapat mempercepat pemulihan wilayah terdampak di Sumatera Barat serta memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Penulis :
Aditya Yohan