Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Seluruh 13 Awak KM Putra Siantan Ditemukan Selamat Usai Kapal Tenggelam di Perairan Mimika

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Seluruh 13 Awak KM Putra Siantan Ditemukan Selamat Usai Kapal Tenggelam di Perairan Mimika
Foto: (Sumber: Personel SAR gabungan melakukan persiapan untuk mencari satu orang awak KM Putra Siantan yang tenggelam di perairan Mimika pada Selasa (20/01/2025) pagi. ANTARA/HO-SAR Timika.)

Pantau - Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika memastikan seluruh awak KM Putra Siantan yang tenggelam di perairan Mimika, Papua Tengah, telah ditemukan dalam kondisi selamat.

Peristiwa tenggelamnya KM Putra Siantan terjadi pada Senin, 19 Januari 2026, malam, saat kapal berlayar dari Pelabuhan Dobo, Kepulauan Aru, menuju Pelabuhan Pomako, Timika.

Kepala Kantor SAR Timika I Wayan Suyatna menyampaikan kapal tenggelam sekitar pukul 21.00 WIT di lokasi sekitar 18 nautical mile dari Pelabuhan Pomako, Distrik Mimika Timur.

I Wayan Suyatna mengatakan total awak KM Putra Siantan berjumlah 13 orang dan seluruhnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

"Total ada 13 awak kapal ditemukan dalam keadaan selamat, dan telah dievakuasi ke Timika. Sebanyak 12 orang ditemukan dan diselamatkan oleh KRI Banjarmasin yang saat melintasi jalur pelayaran tersebut. Selanjutnya, kami mengerahkan personel untuk melakukan pencarian satu awak kapal lainnya dan berhasil ditemukan dalam kondisi selamat," ungkapnya.

Dua belas awak kapal pertama diselamatkan oleh KRI Banjarmasin yang melintas di jalur pelayaran saat kejadian.

Satu awak kapal lainnya ditemukan oleh tim SAR gabungan setelah dilakukan pencarian lanjutan.

Seluruh awak KM Putra Siantan saat ini masih menjalani perawatan medis di dua fasilitas kesehatan di Timika.

Dua belas awak kapal yang diselamatkan KRI Banjarmasin dirawat di Klinik Kesehatan TNI AL Lanal Timika.

"Satu awak kapal yang kami temukan sekarang masih dirawat di RSUD Mimika, sementara 12 orang rekannya yang diselamatkan oleh KRI Banjarmasin sementara dirawat di klinik kesehatan TNI AL di Timika," ia mengungkapkan.

Hingga saat ini, pihak SAR Timika belum dapat memastikan penyebab tenggelamnya KM Putra Siantan.

Kondisi cuaca ekstrem yang kerap terjadi belakangan ini diduga menjadi salah satu faktor risiko kecelakaan laut.

Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika Charles Y Batlajery menyampaikan bahwa tim SAR gabungan diberangkatkan pada Selasa pagi untuk mencari satu awak kapal yang sempat dilaporkan hilang.

Tim SAR gabungan terdiri dari personel Rescuer SAR Timika, TNI AL, dan Pol Airud Timika dengan menggunakan RB 217 Timika.

"Kami sudah petakan lokasi-lokasi mana yang berpotensi terjadi bencana di Mimika dengan melakukan koordinasi lintas sektor. Syukur sampai hari ini semuanya masih berjalan normal dan belum ada kejadian menonjol," ungkapnya.

Operasi pencarian dan evakuasi berlangsung dengan koordinasi lintas instansi hingga seluruh awak kapal berhasil ditemukan.

Penulis :
Aditya Yohan