HOME  ⁄  Nasional

Tim SAR Pastikan Dua Korban Terseret Arus di Gili Trawangan Ditemukan Selamat Setelah Tiga Hari Pencarian

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Tim SAR Pastikan Dua Korban Terseret Arus di Gili Trawangan Ditemukan Selamat Setelah Tiga Hari Pencarian
Foto: (Sumber : Tim SAR gabungan saat melakukan pengecekkan terhadap korban yang ditemukan di wilayah Gili Trawangan Lombok Utara Provinsi NTB di Lombok Utara, Selasa (21/4/2026). ANTARA/HO-Humas SAR Mataram.)

Pantau - Tim SAR Mataram memastikan dua korban yang sebelumnya dilaporkan hilang terseret arus saat bermain paddle di perairan Gili Trawangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, ditemukan selamat pada hari ketiga operasi pencarian.

Kronologi Kejadian dan Penemuan Korban

Koordinator Unit Siaga SAR Bangsal I Gusti Komang Aryadana mengatakan kedua korban ditemukan di perairan utara Gili Air sekitar pukul 09.00 WITA.

Ia mengatakan, "Di tengah pelaksanaan operasi pencarian hari ketiga, Tim SAR Gabungan menerima informasi bahwa dua orang korban yang sebelumnya dilaporkan terseret arus saat bermain paddle di Gili Trawangan telah ditemukan dalam keadaan selamat di perairan utara Gili Air."

Peristiwa bermula pada Minggu (19/4) sekitar pukul 17.00 WITA saat para korban bermain paddle dan terseret arus hingga masuk jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI).

Dalam kondisi tersebut, korban bertahan di atas satu paddle board dan berupaya mengayuh mengikuti arah arus hingga akhirnya ditemukan nelayan setempat.

Proses Evakuasi dan Kondisi Korban

Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi ke Gili Trawangan dan dibawa ke penginapan untuk pemulihan kondisi.

Aryadana menyatakan, "Setelah menerima informasi, kami segera merapat ke Gili Trawangan untuk melakukan pertolongan lebih lanjut."

Selanjutnya, korban direncanakan dibawa ke Bangsal untuk dipertemukan dengan keluarga setelah kondisi membaik.

Sebelumnya, dua korban lainnya telah lebih dulu ditemukan selamat, sehingga seluruh korban dalam insiden tersebut berhasil ditemukan tanpa korban jiwa.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur seperti Basarnas, TNI AL, Polair, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian.

Penulis :
Ahmad Yusuf