
Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menekankan bahwa cuaca ekstrem tidak hanya terjadi di Jakarta atau Indonesia, tetapi juga dialami banyak negara lain, termasuk Rusia dan Eropa Barat, yang mengalami salju tinggi dan banjir jarang terjadi.
Pramono menilai cuaca ekstrem sebagai bagian dari pemberian Tuhan, dan fokus pemerintah adalah menangani dampaknya.
Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan BMKG untuk memantau situasi cuaca secara rutin.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mencegah banjir, dengan anggaran sudah disiapkan untuk satu bulan ke depan.
Pramono menyatakan OMC penting karena tanpa intervensi, dampak cuaca ekstrem di Jakarta bisa lebih parah daripada yang telah terjadi.
Selain OMC, Pemprov Jakarta juga menyiapkan antisipasi jangka menengah, seperti pembangunan waduk dan embung di berbagai wilayah ibu kota, untuk menangani banjir.
Pemerintah menekankan tanggung jawab dalam menghadapi cuaca ekstrem, tanpa mengeluh, dan terus mencari solusi teknis serta strategis untuk perlindungan warga.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







